Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut, Seksi 4,5, dan 6, Terkendala Pembebasan Lahan

Pengerjaan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan ( Tol Cisumdawu) ditargetkan rampung pada akhir 2020 mendatang.

Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut, Seksi 4,5, dan 6, Terkendala Pembebasan Lahan
Tribunnews.com
Pembangunan Tol Cisumdawu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pengerjaan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan ( Tol Cisumdawu) ditargetkan rampung pada akhir 2020 mendatang.

Pengerjaan tol sepanjang 60 kilometer yang menjadi salah satu akses menuju Bandara Kertajati ini dibagi dalam enam seksi.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Hery Antasari, ketika melakukan kunjungan ke Tol Cisumdawu di Kabupaten Sumedang, Kamis (5/9/2019).

Pertama di Indonesia, Ada Terowongan di Dalam Tol Cisumdawu

Kadishub Jawa Barat tersebut menjelaskan, seksi I, II, dan III sepanjang 30 kilometer pembangunannya menjadi porsi pemerintah, sementara seksi IV, V, dan VI menjadi porsi badan usaha.

Hery Antasari menyebut, pembebasan lahan masih menjadi hambatan utama selama pembangunan Tol Cisumdawu tersebut.

"Sekarang yang ajan kami kejar ini adalah yang IV, V, dan, VI. Dari sisi kendala memang masalah lahan yang menjadi perhatian kita," ujar Hery Antasari.

Sementara itu, lanjutnya, untuk masalah teknis, sejauh ini, semua kendala teknis dapat diatasi.

"Terowongan saja, ini terowongan pertama untuk jalan tol di Indonesia bisa kami kerjakan," ujar Hery Antasari.

Begini Kemajuan Pembangungan Tol Cisumdawu, Disebut Persingkat Perjalanan ke Bandara Kertajati

Kerja Lambat, Porsi Kerja Kontraktor China di Tol Cisumdawu Diambil Alih Kementerian PUPR

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved