50 Insan Olahraga Dapat Beasiswa S2 di UPI dari KONI Jabar

50 insan olahraga dari atlet, pelatih, dan wasit mendapatkan beasiswa S2 di Pendidikan Sekolah pasca-Sarjana (SPS) Universitas Pendidikan Indonesia

50 Insan Olahraga Dapat Beasiswa S2 di UPI dari KONI Jabar
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi KONI Jabar, Budhiana (kiri) dan Sekretaris 1 KONI Jabar, Dede Iman di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (5/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sebanyak 50 insan olahraga dari atlet, pelatih, dan wasit mendapatkan beasiswa S2 di Pendidikan Sekolah pasca-Sarjana (SPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudhi, Kota Bandung.

Menurut Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi KONI Jabar, Budhiana, pemberian beasiswa untuk program magister bagi 50 insan olahraga ini merupakan gelombang kedua.

“Sebelumnya, ada beasiswa kepada 25 orang (yang) terdiri dari atlet, pelatih, dan wasit. Kini, mereka sudah semester tiga dan menjadi 50 atlet, pelatih, dan wasit,” ujar Budhiana, di Gedung KONI, Kota Bandung, Kamis (5/9/2019).

Budhiana memaparkan, atlet yang diberi beasiswa itu merupakan atlet yang terpilih dengan rangking prestasi tertinggi, baik prestasi di tingkat internasional maupun nasional.

Dari 50 penerima beasiswa, 46 sudah mengikuti tes potensi akademik, dan 4 atlet absen mengikuti ujian. Mereka, kata Budhi, sudah memberi kabar dan pihaknya akan mendorong untuk mengikuti tes susulan.

Laga Bergengsi Kualifikasi Piala Dunia 2022 Indonesia Vs Malaysia, Ini Link Live Streaming RCTI

Para Atlet Voli Pasir yang Berusia Maksimal 18 Tahun Itu Tetap Semangat Meski Cuaca Panas

“Syarat mendaftar untuk mendapatkan beasiswa tersebut, salah satunya, untuk atlet minimal berprestasi di kejuaraan nasional multi event, atau Pekan Olahraga Nasional (PON). Untuk pelatih memiliki lisensi nasional dan pernah membawa nama Jabar sedangkan untuk wasit memiliki lisensi nasional dan pernah bertugas di even besar,” ujar Budhiana.

Budhiana memaparkan, pada tahun ini, sebanyak 83 orang mendaftar lalu diverifikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Hasilnya, terjaring 50 orang.

Untuk penjaringan penerima beasiswa, kata Budhiana, kini lebih selektif meski secara umum para penerima beasiswa terdahulu amat antusias dan konsisten mengikuti perkuliahan.

Hanya, ucapnya, beberapa orang tak memanfaatkan beasiswa tersebut.

"Ada tiga orang yang tidak memanfaatkannya dengan baik, 2 orang tidak mengikuti kuliah dari pertama dan 1 orang berhenti di tengah jalan. Hal tersebut sangat disayangkan karena banyak yang sangat membutuhkannya,” ujarnya.

Maka kata Budhiana, pihaknya kini menyeleksi secara ketat supaya hal tersebut tidak terjadi lagi hal serupa

Budhiana mengungkapkan, atlet penerima beasiswa tersebut dibebaskan dari pembiayaan kuliah.

“Selain itu mendapatkan uang buku dan transportasi, sebanyak Rp 1 juta per bulan,” kata dia.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved