Bangunan Liar di Puncak Diduga Tempat Prostitusi, Satpol PP Sulit Bedakan Rumah Tinggal & Rumah Sewa

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, mengakui adanya penolakan dari warga saat penertiban bangunan liar

Bangunan Liar di Puncak Diduga Tempat Prostitusi, Satpol PP Sulit Bedakan Rumah Tinggal & Rumah Sewa
Istimewa
Aksi bakar ban sempat dilakukan warga di kawasan Puncak sebagai penolakan penertiban. Setelah pertemuan dilakukan, penertiban pun berjalan kondusif 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR- Penertiban bangunan liar sempat ditolak warga di Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, mengakui adanya penolakan dari warga saat penertiban bangunan liar di kawasan Puncak itu.

Dari foto yang terlihat, warga sempat membakar ban di tengah jalan dan sempat memblokir jalan. Situasi bisa diredam dan proses eksekusi akhirnya berlanjut.

"Kegiatan ini tindak lanjut program penertiban tahap dua di mana kemarin kami menertibkan bangunan tanpa IMB berupa penginapan rumah sewaan yang kegiatannya mengarah kepada prostitusi," ujar Agus di lokasi penertiban, Rabu (4/9/2019).

Ia mengatakan Pemkab Bogor sedang menggalakkan program anti maksiat sehingga Satpol PP melakukan penertiban bangunan yang diduga menjadi tempat melaksanakan kegiatan prostitusi.

Ada Pabrik Tuak di Seberang Bale Kota Tasikmalaya, Digerebek Satpol PP Tapi Pemilik Kabur

Wawancara Eksklusif: Istri Aceng Fikri Masih Trauma, Kisahkan Detik-detik Dijaring Petugas Satpol PP

"Program tahap pertama kami tertibkan penginapan namun sulit membedakannya mana bangunan tempat tinggal atau yang disewakan jadi kami tertibkan saja yang tak memiliki IMB," katanya.

Ia juga mengatakan, ada 30 bangunan yang ditertibkan sempat ada penolakan namun berlangsung kondusif.

"Ada penolakan karena ini rumah tinggal, kami melaksanakan pertemuan Karana basicnya penertiban bangunan tanpa IMB ya kami jelaskan kepada warga," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved