Kecelakaan Maut di Cipularang

Sempat Ketakutan, Pekerja Jasa Marga Selamatkan Beberapa Korban Kecelakaan Tol Cipularang

Beberapa pekerja PT Jasa Marga berhasil menyelematkan beberapa korban tabrakan beruntun di Tol Cipularang, Senin (2/9/2019).

Sempat Ketakutan, Pekerja Jasa Marga Selamatkan Beberapa Korban Kecelakaan Tol Cipularang
Kolase Tribun Jabar (Ery Chandra/Mega Nugraha)
Daftar 20 Mobil yang Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang 

Namun karena kendaraan-kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan kondisi jalan menurun membuat kendaraan di belakang truk tidak mampu menghindar.

"Ada kendaraan dam truk pengangkut tanah terguling sehingga menutupi jalur kendaraan di belakang. Karena ini jalan menurun dan kendaraan kecepatan tinggi, jadi sulit untuk menghindar," ujar Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius.

Nampak secara visual, sejumlah kendaraan nampak dalam kondisi rusak di sekitar ruas jalan.

Beberapa kendaraan nampak terbakar dan menguarkan asap hitam yang membumbung.

Beberapa kendaraan pun nampak bertumpuk dan terlempar hingga keluar ruas jalan tol.

Sekitar 21 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun ini.

Kesaksikan sopir truk

Seorang sopir truk pengangkut pasir, Subhana (43) mengisahkan detik-detik sebelum tabrakan beruntun di KM 91+200 Tol Cipularang, Purwakarta, pada Senin (2/9/2019).

Subhana adalah teman Dedi (50), sopir truk yang terguling kemudian mengakibatkan kecelakaan maut yang melibatkan 21 mobil dan menewaskan 8 orang.

"Saya bareng sama dia dari Cianjur. Membawa pasir dari Gunung Pengantin untuk ke Karawang Timur. Asalnya dia di belakang saya," ujar Dedi ditemui di UGD RS MH Thamrin.

Halaman
1234
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved