Disertasi Kontroversi Abdul Aziz Tak Dapat Diterapkan di Indonesia, Begini Hukum dan Penjelasannya

Beredar Disertasi mengenai sex tanpa nikah halal bersyarat ditulis Abdul Aziz menuai kritikan, berikut penjelasan mengenai hukum zina.

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Kisdiantoro
Tangkap Layar di TV One
Abdul Aziz Tangkap Layar di TV One. Disertasi topik mengenai hubungan seks tanpa nikah halal bersyarat untuk sidang doktor Abdul Aziz, dosen di UIN Surakarta bikin heboh. 

Demikian juga karena lafadz tersebut mencakup juga larangan terhadap semua sarana yang dapat menjurus kepada perzinaan. (Lihat Tafsir Qurthubi 10/253 dan Tafsir As-Sa'di hal. 525)

Adapun hadits, maka banyak sekali tak terhitung jumlahnya, diantaranya:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ قَالَ : سَأَلْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم: أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ ؟ قَالَ : أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ. قُلْتُ : ثُمَّ أَيُّ ؟ قَالَ : أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ مَخَافَةَ أَنْ يُطْعِمَ مَعَكَ. قُلْتُ : ثًُمَّ أَيُّ ؟ قَالَ : أَنْ تَزْنِيَ بِحَلِيْلَةِ جَارِكَ

Dari Ibnu Mas'ud berkata:"Saya pernah bertanya kepada Nabi: Dosa apakah yang paling besar? Beliau menjawab: "Engkau menyekutukan Allah padahal Dia yang menciptakanmu".

Pesan Atta Halilintar untuk Kubu DJ Cantik Bebby Fey, Sunan Kalijaga Kini Bongkar Semuanya

Aku bertanya: "Kemudian apa lagi": Beliau menjawab:" Engkau membunuh anakmu karena takut ikut makan bersamamu".

Aku bertanya: "Kemudian apa lagi"? Beliau menjawab: "Engkau berzina dengan istri tetanggamu". (HR. Bukhari 6811 Muslim 86).

Hadits ini menunjukkan bahwa zina termasuk dosa besar.

Imam Ahmad bin Hanbal berkata: "Saya tidak mengetahui dosa yang lebih besar setelah pembunuhan daripada dosa zina". (Ad-Daa' wa Dawa' karya Ibnul Qayyim hal. 230)

Oleh karena itu, para ulama telah ijma' (sepakat) tentang haramnya zina, tidak ada perselisihan di kalangan mereka sedikitpun.

Imam Ibnul Mundzir berkata menukil ijma' mereka: "Para ulama bersepakat tentang haramnya zina". (Al-Ijma' hal. 160)

Kejinya Zina

Allah SWT mengharamkan perzinaan karena mengandung beberapa dampak negatif yang banyak sekali seperti hancurnya keutuhan keluarga, bercampurnya nasab, merebaknya penyakit-penyakit berbahaya, menimbulkan permusuhan, kehinaan, keruwetan hati dan lain sebagainya. (Ad-Daa wa Dawa Ibnu Qayyim hal. 250-251)

Bahkan, binatang juga mengutuk perzinaan, perhatikanlah kisah berikut:

عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ : رَأَيْتُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ قِرْدَةً اجْتَمَعَ عَلَيْهَا قِرَدَةٌ قَدْ زَنَتْ فَرَجَمُوهَا فَرَجَمْتُهَا مَعَهُم.

’Amr bin Maimun berkata: “Saya pernah melihat pada masa jahiliah ada seekor kera yang berzina, lalu beberapa kera berkumpul untuk merajamnya, lalu saya ikut merajam bersama mereka. (HR. Bukhori dalam Shohih-nya: 3849).

Terkuak, Wanita Pembawa 1.500 Bendera Bintang Kejora itu Ternyata Ketua DPD Sorong, Disayangkan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved