Pernah Dipukul Hingga Pingsan, Mojang Bandung Ini Tak Kapok Geluti Karate, Tapi Punya Cita-cita Lain

Mojang cantik asal Bandung, Theresia Devina Prameswari, tidak kapok menggeluti karate meski pernah terkena pukulan hingga pingsan saat bertanding.

Tribun Jabar/Lutfi AM
Karateka asal Jawa Barat, Theresia Devina Prameswari 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mojang cantik asal Bandung, Theresia Devina Prameswari, tidak kapok menggeluti karate meski pernah terkena pukulan hingga pingsan saat bertanding.

Usianya masih 18 tahun namun prestasinya sudah banyak, mulai gelar juara di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Ia juga menjadi salah satu karateka pendatang baru di Pelatda Jawa Barat yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional 2020 ( PON XX) di Papua.

Ia becerita bahwa peristiwa dipukul hingga pingsan itu ia jadikan motivasi untuk giat berlatih.

“Waktu itu pingsan dipukul kena bagian bawah rahang,” ujar Devina, di Dojo Rajawali, Ujungberung, Minggu (1/9/2019).

Berawal dari Hobi Renang, Mojang Ini Jadi Andalan Jabar di Cabor Selam untuk PON XX

Memang karate syarat akan pukulan dan tendangan, apalagi Devina, merupakan atlet karate kategori kumite (tarung), tentu terkena pukul atau tendangan sudah biasa baginya.

Devina mengakui, sebelum bertanding kerap ada rasa gugup atau sedikit takut, apalagi jika menghadapi lawan yang sudah tahu kekuatannya.

“Namun saat tanding di arena biasa aja, rasa takut juga jadi hilang. Untuk rasa sakit meskipun terdapat memar saat tanding itu tidak terasa, apalagi kalau jadi juara, rasa sakit itu hilang, paling pas besoknya baru kerasa,” ujar siswi yang duduk di bangku kelas XII SMA ini sambil tersenyum.

Mojang yang lahir 5 Desember 2001 ini mengaku banyak prestasi yang didapat dari olahraga karate.

“Dari karate banyak yang didapat, mulai dari pengalaman, ilmu, teman, kesehatan tentu dapat, dan juga materi,” ujar dara yang hobi bermain basket dan renang ini.

Awalnya ia menggeluti karate karena saat kecil sering diajak ayahnya untuk berlatih karate.

Kalahkan Jakarta, Tim Hoki Putra Jabar Rebut Gelar Juara - Tapi Putri Hanya Raih Posisi 3 BK PON XX

“Tapi jadi suka dan terus berlatih,” katanya sambil tersenyum.

Kejuaraan terakhir yang diikuti Devina, yakni kejuaraan karate Piala Kemenpora di Cirebon. Di ajang itu, ia mendapat medali perunggu.

“Saya hanya mendapat medali perunggu kalah oleh ka Ranti,” kata dia.

Dalam kejuaraan tersebut, terang saja Devina kalah oleh Ranti, sebab ranti merupakan seniornya yang juga tergabung dalam Pelatda Jabar.

“Saya ingin menjadi yang terbaik, melihat persaingan di kejuaraan tersebut memang berat tapi masih ingin mengejar dan optimis bisa,” ujaranya.

Devian mengaku tidak ingin terus fokus menjadi atlet. Ia ingin menggapai cita-citanya menjadi seorang pengusaha.

“Sebab saya ingin bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Maka nanti kuliah ingin ngambil (jurusan) bisnis, setelah kuliah baru mulai berbisnis,” ujarnya.

Usianya Baru 17 Tahun dan Baru Kali Ini Ikutan PON, Mojang Cantik Ini Optimistis Raih Medali Emas

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved