Viral Video Pemotor Ingin Beli SIM Milik Polisi, Ternyata di Tasikmalaya, Ini Ceritanya

Sebuah video pemotor yang terjaring operasi lalu lintas viral di media sosial, pengendara tidak tahu SIM dan justru ingin membeli SIM milik polisi

Viral Video Pemotor Ingin Beli SIM Milik Polisi, Ternyata di Tasikmalaya, Ini Ceritanya
Tribun Jabar/ Isep Heri
Tangkapan Layar video viral pemotor tidak tahu SIM di Tasikmalaya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sebuah video pemotor yang terjaring operasi lalu lintas polisi viral di media sosial dan di pesan berantai.

Dalam video berdurasi lebih dari satu menit tersebut terlihat pria berjaket kulit hitam tengah ditanyai (Surat Izin Mengemudi) SIM oleh polisi.

Namun pria yang dalam video tersebut mengenakan helm nampak kebingungan mendengar pertanyaan petugas.

Seorang petugas polisi pun menunjukan SIM yang ia miliki pada pria tadi, namun secara polos ia melontarkan pertanyaan yang membuat beberapa orang dalam video tertawa.

"Tiasa dipeser ieu ku abdi? (bisa dibeli ini oleh saya?)," Kata Pria itu sambil menunjuk SIM yang diperlihatkan polisi.

Dua petugas polisi dalam video terlihat sabar dan menjelaskan bahwa SIM bisa dibuat dan diurusi di Polres bukan dibeli.

Satu diantara petugas polisi bahkan terlihat memberikan pemotor tersebut segelas air dan sebungkus roti.

Polisi juga mempersilahkan pemotor itu duduk sambil menjelaskan mengenai SIM.

Kejadian yang kini viral itu ternyata terjadi di Tasikmalaya.

Wakil Kepala Polres Tasikmalaya, Kompol Rikky Ariestiawan, membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayah hukumnya.

Pasti Ditilang, Awas Jangan Lakukan Ini Saat Bawa Motor atau Mobil, Operasi Lodaya Digelar Dua Pekan

Operasi Patuh Lodaya 2019, Polwan Cantik Dikerahkan di Wilayah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat

"Kami pertama kali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat meskipun video yang viral itu positif. Ini tidak ada rekayasa dan bersifat spontanitas dari anggota kami," kata Rikky membuka obrolan saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Sabtu (31/8/2019).

Di sisi lain Wakapolres Tasikmalaya mengapresiasi sikap anggotanya yang memperlihatkan sikap humanis saat menjalankan tugas.

"Kami apresiasi anggota di lapangan menjalankan tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat dilaksanakan secara baik," ujarnya.

Menurutnya, sikap tersebut memang sudah diintruksikan oleh Kapolres kepada seluruh anggotanya agar dalam menjalankan tugas menekankan sisi humanis.

"Artinya saat menindak pelanggar harus mengutamakan tutur, salam, sapa, dan senyum. Semoga ke depannya bisa dipertahankan dan lebih dari itu," kata dia.

Viralnya video tersebut diharapkan Rikky bisa menjadi sarana sosialisasi bagi masyarakat betapa pentingnya SIM saat berkendara.

Setelah ditelusuri lebih dalam, petugas polisi yang terlihat dalam video memberikan air dan sebungkus roti kepada pemotor itu ialah Kanitlantas Polsek Singaprna yakni Ipda Tono Suherman.

Cerita Unik Operasi Patuh, Tak Ditilang Pelanggar Diongkosi Naik Angkot & Siswa SMA Disuruh Push Up

Perbedaan Surat Tilang Merah dan Biru yang Diberikan Poliisi, Wajib Tahu Saat Operasi Patuh 2019

Saat dihubungi Tribun Jabar, Ipda Tono mengaku kaget kejadian yang terjadi Rabu (31/7/2019) lalu itu menjadi viral.

"Saya kaget video tersebut bisa viral dan tidak tahu siapa yang merekam dan memviralkannya. Kemarin Sore di kabarin anak katanya viral," kata Tono kepada Tribun Jabar

Dia menceritakan, kejadian saat operasi lalu lintas itu terjadi di Jalan Singaparna-Garut tepatnya di Kampung Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.

Dari keterangannya, Pria berjaket kulit itu diketahui sebagai Kohir warga Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Saat diperiksa petugas, pria yang diketahui berprofesi sebagai tukang cilok itu tidak memiliki SIM.

"Saat ditanya SIM dia itu merasa kebingungan," ujarnya.

Tangkapan Layar video viral pemotor tidak tahu SIM di Tasikmalaya
Tangkapan Layar video viral pemotor tidak tahu SIM di Tasikmalaya (Tribun Jabar/ Isep Heri)

Lalu saya sarankan anggota untuk membawa yang bersangkutan ke pinggir jalan untuk dimintai keterangan.

"Saya beri air dan roti supaya ngobrolnya tidak tegang," kata Tono.

Memang saat ditanyai petugas, lanjut Tono, Kohir terlihat benar-benar tidak mengetahui SIM itu apa.

"Katanya dengar pernah tapi melihat SIM tidak pernah. Oleh petugas ditunjukanlah SIM dia spontan secara polos ngomong pak ieu dipeser ku abdi wios (Pak ini dibeli sama saya boleh?)," cerita Tono sambil tertawa.

Hasil perbincangan petugas dengan Kohir, diketahui dia baru delapan bulan memiliki kendaraanya dan belum lunas.

Meski polos, polisi tetap menilang Kohir.

"Dia berterimakasih telah diberitahu dan katanya akan bikin SIM," kata Ipda Tono Suherman.

VIDEO, TV Online Live Streaming Indosiar Arema FC vs PSIS Semarang, Arema Kehilangan 2 Pemain Kunci

Peringati HUT ke-74 RI, Fighter Indonesia, Malaysia, dan Taiwan akan Berduel di Duel 6

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved