Pembunuhan di Banyumas, Misem Dibekap Hingga Gigi Copot & Pingsan, Sempat Dengar Tangisan 4 Korban

Saat kasus pembunuhan di Banyumas itu terjadi, Misem sempat curiga lantaran mendengar tangisan dan teriakan para korban.

Pembunuhan di Banyumas, Misem Dibekap Hingga Gigi Copot & Pingsan, Sempat Dengar Tangisan 4 Korban
KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Tersangka dihadirkan dalam ungkap kasus penemuan empat kerangka manusia di Mapolres Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, PURWOKERTO- Misem (76) ternyata sempat curiga pada kasus pembunuhan di Banyumas tepatnya di Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Korban pembunuhan di Banyumas tersebut adalah tiga anak serta satu cucu Misem. Mirisnya, pelaku pembunuhan adalah satu anak dan tiga cucunya sendiri.

Saat kasus pembunuhan di Banyumas itu terjadi, Misem sempat curiga lantaran mendengar tangisan dan teriakan para  korban.

Karena kecurigaannya itu, Misem pun dibekap dua cucunya sendiri yang menjadi pelaku dalam kasus pembunuhan itu.

Fakta ini diungkapkan para tersangka yang menyatakan pada saat kejadian Misem dibekap oleh Irvan Firmansyah dan Achmad Saputra, dua anak Saminah.

"Jadi penyelidikan terbaru bahwa sebenarnya Misem sempat dibekap Irvan dan Putra," ucap Kanit Reskrim III Polres Banyumas, Ipda Rizki Adhiansyah Wicaksono, kepada Tribunjateng.com, Kamis (29/8/2019).

Tim Inafis Polres Banyumas saat melakukan olah TKP penemuan 4 tengkorak dan kerangka manusia di belakang rumah warga Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (25/8/2019).
Tim Inafis Polres Banyumas saat melakukan olah TKP penemuan 4 tengkorak dan kerangka manusia di belakang rumah warga Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (25/8/2019). (TribunJateng.com/Permata Putra Sejati)

Tak Tahu 3 Anaknya Jadi Korban Pembunuhan di Banyumas, Misem Siapkan Banyak Makanan Tiap Lebaran

Pembunuh Satu Keluarga di Banyumas Tak Langsung Kuburkan Korban, Ditumpuk di 1 Kamar Lebih Dulu

Ipda Rizki menceritakan, Misem yang kala itu sudah dipindahkan ke rumah Saminah sempat mendengar tangisan dan teriakan para korban.

Karena penasaran mendengar tangisan dan teriakan, Misem curiga dan akhirnya masuk melalui pintu samping untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Ketika masuk melalui pintu samping, diketahui oleh tersangka Irvan.

"Pada saat ketahuan itulah, Misem dibekap hingga membuat gigi Misem copot satu," imbuhnya.

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved