Terpopuler

Mengenai Pemindahan Ibu Kota Jabar, Pengamat: Mudah-mudahan Baru Sebatas Wacana Pribadi Ridwan Kamil

Prof. Dr. Asep Warlan Yusuf, SH MH menilai, wacana pemindahan ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut harus melalui lima aspek kajian strategis, yaitu:

Mengenai Pemindahan Ibu Kota Jabar, Pengamat: Mudah-mudahan Baru Sebatas Wacana Pribadi Ridwan Kamil
Kolase Tribun Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebut tiga calon ibu kota Provinsi Jawa Barat yang baru. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rencana Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang berniat memindahkan ibu kota Provinsi Jawa Barat dari Kota Bandung ke beberapa opsi daerah lainnya, seperti Tegalluar ( Kabupaten Bandung), Walini  (Kabupaten Bandung Barat), atau Rebana (Cirebon-Patimban-Majalengka) cukup mengejutkan publik.

Terlebih alasannya karena Kota Bandung dinilai secara fisik sudah tidak cocok untuk menjadi pusat pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, pengamat yang juga Dosen Hukum Administrasi Negara Universitas Parahyangan Bandung, Prof. Dr. Asep Warlan Yusuf, SH MH menilai, wacana pemindahan ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut harus melalui lima aspek kajian strategis, yaitu:

 Inilah Walini, Lokasi yang Diusulkan Ridwan Kamil, Apakah Cocok Jadi Ibu Kota Baru Jawa Barat?

 Tegalluar, Calon Ibu Kota Baru Jabar, Proyek LRT Dibangun di Sana, Seperti Ini Kondisi Wilayahnya

 Alasan Kuat Rebana Jadi Kandidat Ibukota Jawa Barat Disebut-sebut Kawasan Ekspansi Industri

1. Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD); 

2. Adanya kewenangan Pemprov Jabar untuk memindahkan ibu kota yang sesuai dengan undang-undang pembentukan daerah;

3. Kebutuhan urgensi atau kepentingan yang mendesak berdasarkan data faktual;

4. Kemampuan anggaran untuk melakukan pemindahan tersebut; serta

5. Kajian daya dukungan sub sistem ekonomi, politik, sosial, budaya, hukum, dan lainnya yang kuat dan sesuai dengan kebutuhan, dari lokasi terbentuknya pusat pemerintah daerah baru tersebut.

"Sehingga kelima aspek tersebut harus menjadi sebuah bagan kajian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, selain tetap dilakukannya kajian teknis terkait pembangunan infrastruktur, keamanan dan kenyamanan publik, serta daya dukung teknologi. Oleh karena itu mudah-mudahan ini baru sebatas wacana pribadi beliau (Ridwan Kamil) dan belum menjadi ide gagasan pemerintah daerah, meskipun sebagai bagian dari kreativitas inovasi kemajuan pemerintah daerah hal tersebut boleh saja dilakukan," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (29/8/2019).

Asep Warlan
Asep Warlan (www.kpu.go.id)

Asep menuturkan, bergulirnya wacana ini pun dianggap masih terlalu jauh untuk diperdebatkan, sebab realisasi dari rencana itu pun masih belum diketahui kapan akan dilakukan.

Halaman
1234
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved