Maruf Amin Harapkan NU Punya Peran Strategis Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024, Maruf Amin meminta Nahdlatul Ulama untuk bisa berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Maruf Amin Harapkan NU Punya Peran Strategis Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Tribun Jabar/Haryanto
Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024, Maruf Amin saat ditemui di Convention Hall Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung pada Jumat (30/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024, Maruf Amin meminta Nahdlatul Ulama untuk bisa berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara 'Tasyakur Kemenangan Bersama Ulama' yang diselenggarakan PWNU Jabar di Convention Hall Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung pada Jumat (30/8/2019).

Menurut dia, NU memiliki potensi untuk berada di peran strategis tersebut karena memiliki basis keumatan yang besar di Indonesia.

"NU sebagai salah satu organisasi terbesar di Indonesia harus punya peran strategis di dalam pemberdayaan ekonomi umat. Karena tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah," kata Maruf Amin.

Di Bandung, Maruf Amin Berharap Papua Segera Kondusif dan Kembali Damai

Maruf Amin Datang ke Jabar, Minta Doa Agar Tugas dan Kepemimpinannya Mendatang Berjalan Lancar

Tidak hanya berperan di sekitar keagamaan saja, NU diminta oleh Maruf Amin untuk bersinergi dengan pemerintah dalam peran pemberdayaan ekonomi.

Ia yang juga sebagai petinggi PBNU menyarankan NU untuk menyasar masyarakat desa. Sebab menurut dia NU pun sangat besar dan banyak di wilayah pedesaan.

Dia menyebut bahwa satu produk satu desa bisa menggerakkan perekonomian bangsa, dan NU menjadi tulang punggung dalam memperhatikan hal tersebut.

Terkait pengembangan pedesaan di Indonesia, dia memiliki sejumlah program dalam meningkatkan perekonomian di desa.

"Desa itu harus menjadi Desa Dewa Dewi Dedi. Dewa adalah desa wisata agro, Dewi adalah desa wisata industri, dan Dedi adalah desa digital, sehingga desa itu berkembang di banyak sektor," ujar dia.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menanggapi program arus baru ekonomi Indonesia yang diharapkan oleh Maruf Amin.

Dia menyebut bahwa di Jabar ekonomi keumatan itu sudah diterjemahkan melalui one pesantren one product. Selain itu ada pula pinjaman dana yang diberi nama Kredit Mesra yang berbasis rumah ibadah.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku pada tahun ini program tersebut sudah diberi suntikan dana mencapai Rp 120 miliar.

Sejumlah program perkonomian itu diharapkan bisa mengurangi ketimpangan sosial di tengah masyarakat.

"Ekonomi Indonesia adalah ekonomi Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, jadi semua pihak mendapat akses sesuai dengan proporsinya yang salah satunya adalah ekonomi keumatan," ucap Emil menjelaskan.


Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved