Aulia Kesuma Terancam Hukuman Mati, Otaki Pembunuhan 2 Orang lalu Bakar Jenazah di Cidahu

Aulia Kesuma merupakan aktor intelektual di balik pembunuhan ayah dan anak dan pembakaran dua jenazah korban di Cidahu Sukabumi

Istimewa
Aulia Kesuma (45) terancam hukuman mati. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Aulia Kesuma merupakan aktor intelektual di balik pembunuhan ayah dan anak, Edi Chandra alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana.

Kasus pembunuhan di Jakarta itu terendus dari penemuan dua jasad terbakar dalam mobil di Kampung Bondol, Desa Pondokaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (25/8/2019).

Kasus pembunuhan tersebut juga anak melibatkan Aulia Kesuma dan Kelvin Geofani. Korban mereka adalah ayah dan anak, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana alias Dana (23).

Sejauh ini, polisi sudah mengungkap motif di balik pembunuhan itu, yakni karena urusan utang piutang.

Disebutkan, Aulia Kesuma ingin menjual rumah untuk membayar utang namun ditentang oleh korban.

Kemudian, Aulia Kesuma merencanakan pembunuhan tersebut dengan melibatkan pembunuh bayaran.

Wawancara Eksklusif: AKBP Nasriadi Bikin Aulia Kesuma Kaget dan Pucat, 2 Jenazah Terbakar di Cidahu

Aulia Kesuma Punya Balita Perempuan, Buah Cinta dengan Edi Chandra yang Akhirnya Dibunuh dan Dibakar

Perencanaan pembunuhan diatur secara khusus di KUH Pidana. Pembunuhan biasa diatur di Pasal 338, pembunuhan berencana diatur di Pasal 340 KUH Pidana.

"Tersangka ( Aulia Kesuma) dijerat Pasal 340 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko via ponselnya, Jumat (30/8/2019).

Ancaman pidana di Pasal 340 KUH Pidana tidak main-main. Ancaman pidananya merupakan terberat dari pasal pidana lainnya di KUH Pidana.

"Ancaman pidananya maksimal pidana mati, seumur hidup, dan terendah 20 tahun penjara," kata Trunoyudo Wisnu Andiko.

Peristiwa pembunuhan dilakukan di rumah korban yang selama ini tinggal dengan Aulia Kesuma yakni di Lebakbulus, Jakarta. Karenanya, kasusnya dilimpahkan ke Polda Metro‎ Jaya.

Trunoyudo menambahkan, selain dijerat Pasal 340 KUH Pidana‎, tersangka juga dijerat Pasal 339 KUH Pidana.

"Selain Pasal 340, tersangka juga dijerat Pasal 339 dan atau Pasal 338 KUH Pidana," ujar Trunoyudo Wisnu Andiko.

Kejinya Aulia Kesuma, Bawa Eksekutor ke Rumah, Ngobrol dengan Pupung lalu Beri Minuman Berbahaya Ini

Deretan Kebohongan Aulia Kesuma Pembunuh Bapak dan Anak di Cidahu, Mengaku ketika Bukti Telak Keluar

Pasal 340 KUH Pidana :

Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Pasal 339 KUH Pidana :

Pembunuhan yang diikuti, disertai atau didahului oleh suatu perbuatan pidana, yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya, atau untuk melepaskan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan, ataupun untuk memastikan penguasaan barang yang diperolehnya secara melawan hukum, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Pasal 338 KUH Pidana :

Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved