PSGC Ciamis Akui Kekalahan dari Blitar Bandung United, Ini Kata Pelatih

Pada laga tersebut, ujar Andri, anak asuhnya sudah bermain baik sesuai intruksi yang diberikannya sebelum pertandingan.

PSGC Ciamis Akui Kekalahan dari Blitar Bandung United, Ini Kata Pelatih
Tribun Jabar/Andri M Dani
Latihan terakhir – Pelatih PSGC Coach Andri Wijaya (celana panjang) saat memimpin sesi latihan di Stadion Galuh Ciamis, Selasa (27/8) sore. Latihan tersebut dipantau langsung Direktur Teknik PSGC, Heri Rafni KOtari dan CEO PSGC Dr H Herdiat Sunarya MM yang juga Bupati Ciamis. Ini merupakan latihan terakhir menjelang berangkat ke Bandung, Rabu (28/8) pagi untuk laga tandang lawan Blitar United di Stadion Siliwangi, Kamis (29/8) sore 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PSGC Ciamis gagal memenuhi target mencuri kemenangan di kandang Blitar Bandung United, pada putaran kedua Liga 2, di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).

Tim asuhan Andri Wijaya ini harus menyerah 2-1 dari Blitar Bandung United.

Ditemui usai pertandingan, Andri Wijaya mengakui timnya kalah dari Blitar Bandung United.

Pada laga tersebut, ujar Andri, anak asuhnya sudah bermain baik sesuai intruksi yang diberikannya sebelum pertandingan.

"Pertandingan berjalan lancar dan menarik, kami mengapresiasi perjuangan mereka, pertandingan saya akui berjalan sportif dan kami akui kami kalah. Taget kami membawa pulang tiga poin tidak tercapai tapi saya apresiasi pemain yang sudah bekerja lebih keras," ujar Andri, saat jumpa pers, di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).

Menurut Andri, salah satu penyebab timnya gagal meraih kemenangan adalah hilangnya konsentrasi diawal babak kedua. Kondisi itu membuat komunikasi antar lini menjadi tidak berjalan.

"Konsentrasi kami hilang ada beberapa salah pengertian diantara pemain, gol kedua juga tercipta karena ada salah pengetian antara penjaga gawang dan pemain belakang, tapi secara keseluruhan pemain bisa menjalankan intruksi," katanya.

Pada laga kemarin, Andri langsung menurunkan tujuh pemain anyar yang baru gabung diputaran kedua. Meski belum maksimal, namun pemain baru ini memberikan harapan untuk timnya lolos dari jerat degradasi.

"Dari sembilang pemain baru kami turunkan tujuh pemain, memang secara permaianan mereka belum padu, masih mencari-cari. Dipertandingan selanjutnya di kandang kami ingin mereka (pemain baru) tampil lebih baik," ucapnya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved