Polisi Pakai 2 Pasal, Aulia Kesuma Terancam Hukuman Mati

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan pihaknya bakal mengenakan pasal 338 dan 340 tentang pembunuhan berencana

facebook aulia kesuma dan kompas
Aulia Kesuma, perempuan pembunuh suaminya, Pupung Sadili 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Aulia Kesuma terancam hukuman mati.

Diketahui, Aulia Kesuma adalah otak pembunuhan terhadap suaminya sendiri, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya, M. Adi Pradana alias Dana.

Untuk kasus pembunuhan tersebut, polisi memakai dua pasal untuk menjerat Aulia Kesuma.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan pihaknya bakal mengenakan pasal 338 dan 340 tentang pembunuhan berencana. Hukuman maksimal kedua pasal tersebut adalah hukuman mati.

"Ya kalau sudah terbukti, kita kenakan pasal 338 dan 340," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Aulia Kesuma Pernah Gunakan Jasa Paranormal, Bukan untuk Membunuh Pupung Sadili dan M Adi Pradana

M Adi Pradana, Korban Pembunuhan Aulia Kesuma Ternyata Seorang Seniman, Teman Sekolah Al Ghazali

Menurut, Argo Yuwono menegaskan eksekutor pembunuhan ini bukan hanya, Kuswanto Agus (A) dan Muhammad Nur Sahid (S).

Selain menjadi pihak yang merencanakan, Aulia juga menjadi eksekutor pembunuhan terhadap Dana. Dirinya dibantu oleh keponakannya, Geovanni Kelvin (GK), saat membunuh Dana.

"Semua melakukan pembunuhan empat-empatnya," kata Argo Yuwono.

Sebelumnya diberitakan, dua jasad ditemukan dalam sebuah mobil terbakar di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedua korban pembunuhan tersebut adalah ayah dan anak asal Jakarta Selatan, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M. Adi Pradana alias Dana. (Fahdi Fahlevi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jadi Otak Pembunuhan Ayah dan Anak, Aulia Kusuma Terancam Hukuman Mati

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved