Hasil Penelitian Pusat Survei Geologi Beberapa Titik di Kota Tasikmalaya Masuk Zona Merah Bencana

Hasil penelitian Pusat Survei Badan Geologi, sejumlah wilayah di beberapa kecamatan di Kota Tasikmalaya masuk kategori Zona Merah Bencana.

Hasil Penelitian Pusat Survei Geologi Beberapa Titik di Kota Tasikmalaya Masuk Zona Merah Bencana
Tribun Jabar/Isep Heri
Kepala Bidang Pemetaan Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Sinung Baskoro 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Berdasarkan peta mikrozonasi hasil penelitian Pusat Survei Badan Geologi, sejumlah wilayah di beberapa kecamatan di Kota Tasikmalaya masuk kategori Zona Merah Bencana.

Meski begitu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kota Tasikmalaya Dindin Saepudin mengatakan risiko bencana di wilayahnya termasuk rendah.

"Beberapa wilayah yang masuk kategori zona meraha melingkupi Kecamatan Mangkubumi, Purbaratu, Kawalu, Tamansari, dan Cibeureum," jelas Dindin, Kamis (29/8/2019).

Kemarau Bikin Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Priangan Timur Alami Kekeringan dan Puso

Adapun fungsi dari mengetahui hasil penelitian yang menghasilkan peta mikrozonasi tersebut sangat diperlukan untuk revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Kota Tasikmalaya.

"Jadi di zona merah teknik pembangunannya harus lebih kuat. Kami juga diarahkan, untuk meminimalisasi risiko, tidak membangun fasilitas umum seperti rumah sakit atau sekolah di zona merah tersebut," kata dia.

Kepala Bidang Pemetaan Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Sinung Baskoro mengatakan secara umum wilayah Kota Tasikmalaya terbilang aman dari bencana geologi.

"Memang ada beberapa wilayah yang masuk zona merah yang perlu diwaspadai. Namun, luasannya tak sampai 10 persen dari wilayah Kota Tasikmalaya," jelasnya.

Adapun beberapa wilayah yang masuk zona merah ialah wilayah yang saat terjadi bencana geologi semisal gempa, getarannya akan lebih terasa.

"Jadi kontur tanah di zona merah itu akan menimbulkan percepatan ketika terjadi gempa bumi," jelasnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved