Bantah Aceng Fikri, Kepala Satpol PP Kota Bandung: Malam Itu Sudah Sesuai Prosedur

Aceng Fikri melayangkan permintaan klarifikasi menyusul penggerebekannya saat tengah bermalam bersama istrinya, Siti Elina Rahayu, di sebuah hotel

Bantah Aceng Fikri, Kepala Satpol PP Kota Bandung: Malam Itu Sudah Sesuai Prosedur
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Aceng Fikri dan istri, Siti Elina Rahayu saat memberikan penjelasan tentang operasi yustisi Satpol PP Kota Bandung di rumahnya, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Selasa (27/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung memastikan tak ada satu pun prosedur yang mereka langgar saat melakukan operasi yustisi di sejumlah hotel di Kota Bandung, pekan lalu.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menegaskan hal itu menyusul keberatan mantan Bupati Garut, yang juga anggota DPD RI, Aceng Fikri, atas tindakan Satpol PP terhadap dirinya pada operasi yustisi saat itu.

Aceng melayangkan permintaan klarifikasi menyusul penggerebekan dirinya saat tengah bermalam bersama istrinya, Siti Elina Rahayu, di sebuah hotel di Jalan Lengkong Kecil, Bandung, pekan lalu.

Aceng menganggap tindakan Satpol PP itu tak tepat dan telah membuat istrinya trauma.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan apa yang mereka lakukan pada malam itu sudah sesuai dengan prosedur standar operasi.

Operasi yustisi yang mereka lakukan malam itu, ujarnya, semata dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2005 tentang Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan (K3).

Aceng Fikri saat diboyong oleh Satpol PP Kota Bandung dari hotel yang ada di Jl Lengkong Kota Bandung bersama istrinya, Kamis (22/8/2019) malam
Aceng Fikri saat diboyong oleh Satpol PP Kota Bandung dari hotel yang ada di Jl Lengkong Kota Bandung bersama istrinya, Kamis (22/8/2019) malam (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

"Semua dilakukan sesuai dengan prosedur. Ada prosedur yang kami jalankan dalam setiap operasi penertiban. Di manapun dan kapan pun petugas sudah dibekali dengan pemahaman tersebut," ujar Rasdian, Rabu (28/8/2019).

Blak-blakan Istri Aceng Fikri, Merasa Dilecehkan Satpol PP Bandung: Saya Seolah-olah Berbuat Asusila

Wawancara Eksklusif: Istri Aceng Fikri Masih Trauma, Kisahkan Detik-detik Dijaring Petugas Satpol PP

Saat melakukan operasi yustisi malam itu, kata Rasdian, petugas lebih dulu menunjukkan surat perintah (SP) kepada manajemen hotel sebelum dilakukan pemeriksaan ke kamar.

"Di meja resepsionis, petugas melalui PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) menunjukkan surat perintah. Setelah itu, petugas gabungan menuju kamar-kamar sesuai dengan pembagian tugas pada saat briefing awal di kantor," katanya.

Petugas gabungan yang dimaksud terdiri dari anggota Satpol PP, Bawah kendali Operasi (BKO) TNI, BKO Polrestabes Bandung, Denpom III/5, Koordinator Pengawasan (Korwas) PPNS, Pengadilan Negeri Klas 1A Kota Bandung, Kejaksaan Negeri Kota Bandung, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved