Soal DOB KBT, Plt Sekda Jabar Ngomong Belum Terima Surat, Bupati Bandung Bilang Sudah Kirim Surat

Bupati Bandung Dadang M Naser menanggapi pernyataan Plt Sekda Jabar Daud Achmad yang menyatakan belum menerima surat

Soal DOB KBT, Plt Sekda Jabar Ngomong Belum Terima Surat, Bupati Bandung Bilang Sudah Kirim Surat
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Bupati Bandung Dadang M Naser 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BOJONGSOANG - Bupati Bandung Dadang M Naser menanggapi pernyataan Plt Sekda Jabar Daud Achmad yang menyatakan belum menerima surat dari lima kota/kabupaten terkait pembentukan Daerah Otonomi Daerah (DOB) Kabupaten Bandung Timur (KBT).

"Sudah sampai (surat) kenapa ada bahasa belum sampai, kami sudah disampaikan. Bareng saat ada utusan orang-orang aktivis KBT-nya," kata Dadang M Naser saat ditemui di Oxbow Citarum Lama, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (28/8/2019).

Bahkan menurutnya surat tersebut sudah disampaikan langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kabupaten Bandung Ruli Hadiana ke Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan surat Usulan Penataan Daerah yang Bupati Bandung kirim ke Pemprov Jabar, tertulis titi mangsa, Soreang, 23 Agustus 2019. Surat tersebut beredar di banyak Whatsaap Groups (WAG).

Tiga Pemain Asing Baru Tak Sabar Ingin Segera Main, Kevin Siap Bantu Ezechiel Cetak Banyak Gol

"Tanda tangan, hari itu berangkat ke (Pemprov) Jawa Barat. Kan deket ke (Pemprov) Jabar itu," ujarnya menegaskan

Dalam surat itu Bupati menjelaskan jika Pemerintah Kabupaten Bandung memohon kepada Pemprov Jabar untuk diikutsertakan dalam kajian pemekaran pengembangan daerah baru oleh Pemprov Jabar. Dalam hal ini pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bandung Timur (KBT).

"Kan mau diprogramkan untuk pengkajian. Karena waktu itu isunya dari Jawa Barat hanya 6 (daerah yang dimekarkan). Kabupaten Bandung Timur tidak masuk, itulah yang memunculkan reaksi dari teman-teman," katanya.

Istirahat Sejenak di Luar Negeri, Atta Halilintar Pamit dari YouTube, Selamanya?

Selain itu pengembangan daerah baru merupakan janji kampanye Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada saat Pilgub beberapa waktu lalu. Dengan adanya peraturan baru, permohonan pembentukan daerah otonomi baru harus dilakukan berjenjang.

"Iya berjenjang dari Kabupaten Bandung ke Provinsi lalu ke Pusat," ujarnya.

"Dari Kabupaten Bandung memberikan rekomendasi surat ke Gubernur karena oleh Gubernur, Kabupaten Bandung tidak dimasukan (DOB). Makanya mohon dimasukan untuk kajian begitu aturannya yang sekarang," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved