Breaking News:

Air Saluran Irigasi Di Plumbon Cirebon Berwarna Abu, Petani Sebut Terjadi Sejak Belasan Tahun Lalu

Saluran irigasi Sektor Kertaina yang digunakan untuk pengairan lahan pertanian di Desa Purbawinangun, Kecamatan Plumbon

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Ichsan
tribunjabar/hakim baihaqi
Saluran irigasi Sektor Kertaina yang digunakan untuk pengairan lahan pertanian di Desa Purbawinangun, Kecamatan Plumbon 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Saluran irigasi Sektor Kertaina yang digunakan untuk pengairan lahan pertanian di Desa Purbawinangun, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, masih tercemar limbah dari wilayah pengolahan batu alam yang berada di Kecamatan Dukupuntang.

Pantauan Tribun Jabar, Rabu (28/8/2019), di sepanjang irigasi tersebut, kondisinya airnya berwarna abu dan dalam kondisi hampir surut, merubah pula kondisi lumpur menjadi warna abu hingga putih.

Salim (50), seorang petani di Desa Purbawinangun, mengatakan, kondisi tersebut terjadi selama belasan tahun dan belum pernah mengalami perubahan, namun para petani masih tetap memanfaatkan untuk kebutuhan lahan pertanian.

"Ini satu-satunya di lahan sini buat tani, sangat terpaksa," kata Salim di Desa Purbawinangun, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Rabu (28/8/2019).

Akibat sering menggunakan air di saluran tersebut, para petani kerap mengeluhkan sejumlah hal, yakni berubahnya warna tanah menjadi putih dan tanah cepat mengeras.

Cirebon Festival 2019 Siap Digelar, Dimeriahkan Banyak Artis Ternama

Salim mengatakan, kondisi tersebut memang tidak menurunkan kuantitas padi setiap masa panen, namun kerap kali menurunkan kualitas, sehingga sering mengalami kerugian.

"Beras itu kadang-kadang bikin padi kopong, tidak ada isinya," katanya.

Petani lainnya, Sutrisno (60), menyebutkan, sebelum adanya tempat pengolahan batu alam di Kecamatan Dukupuntang, kondisi air di saluran irigasi dan sungai di Kecamatan Plumbon dalam kondisi jernih, bahkan ikan-ikan pun mudah didapatkan.

Ia mengatakan, selain telah mengalami perubahan warna, disepanjang aliran irigasi pun, dipenuhi sampah plastik rumah tangga karena digunakan oleh warga sebagai tempat penampungan sampah liar.

"Sudah kaya air cucian beras, padahal ini limbah batu alam," katanya.

BNNP Jabar Sita 1 Kg Sabu-sabu Kualitas Super, Jaringan Malaysia Dikendalikan dari Lapas di Sumatra

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved