Musim Penghujan di Wilayah Bandung Diprediksi Mundur sampai November, Kapan Puncak Musim Penghujan?

Tony menambahkan, berdasarkan pada prediksi BMKG, puncak musim hujan 2019/2020 akan terjadi pada bulan Januari-Februari 2020.

Musim Penghujan di Wilayah Bandung Diprediksi Mundur sampai November, Kapan Puncak Musim Penghujan?
Istimewa
BMKG Stasiun Jatiwangi memprediksi awal musim hujan di sebagian wilayah Majalengka dimulai pada November 2019. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan, musim hujan di Bandung Raya akan mundur dari waktu normal.

Di mana biasanya musim penghujan terjadi pada bulan Oktober, akan tetapi kali ini diperkirakan baru hadir pada November mendatang.

Hal ini, menurutnya disebabkan oleh kondisi iklim di wilayah kepulauan Indonesia yang sangat dipengaruhi oleh keadaan suhu muka air laut.

Baik suhu muka air laut yang ada di kepulauan Indonesia maupun yang berada di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

“Karena suhu laut di perairan laut Indonesia lebih dingin dari biasanya. Sehingga intensitas hujan pun berkurang,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (26/8/2019)

Saat ini, lanjutnya, berdasarkan pantauan dan analisis yang di lakukan BMKG terhadap kondisi iklim El Nino atau fenomena memanasnya suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur pada Agustus 2019, ditemukan bahwa El Nino lemah telah berakhir, sehingga anomali di Samudra Pasifik kembali menjadi netral.

Kondisi netral ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2019.

"Namun karena masih terpengaruh oleh suhu muka air laut di wilayah Samudra Hindia sebelah barat Sumatera dan perairan Indonesia di bagian selatan ekuator yang lebih dingin dari suhu normal (26°-27°C), berakibat pada proses penguapan air laut yang lebih sulit terjadi. Dampaknya adalah pembentukan awan-awan hujan juga menjadi berkurang dan curah hujan masih rendah," ucapnya.

Tony menuturkan, kondisi suhu seperti ini diperkirakan akan terus berlangsung sampai bulan Oktober 2019. Implikasinya, akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, seperti Sumatera Utara, sebagian besar Riau, Jambi bagian tengah, sebagian besar Sumatera Selatan, sebagian kecil Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Sedangkan dibeberapa wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, sebagian Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, Pegunungan Jayawijaya sudah mulai masuk musim hujan di bulan Agustus, September, dan Oktober.

Halaman
12
Penulis: Cipta Permana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved