Liga 1

Manajer Bhayangkara FC Sumardji Sebut Wasit Biang Kekalahan Timnya dari Kalteng Putra

Bhayangkara FC kalah 2-3 dari Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Pakangkaraya, Minggu (25/8/2019) sore.

suci rahayu/bolasport
Manajer? Bhayangkara FC, ?AKBP Sumardji, turun ke lapangan untuk merayakan kemenangan timnya atas Madura United dalam laga pekan ke-33 Liga 1 yang berakhir dengan skor 1-3 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, (08/11/2017). 

TRIBUNJABAR.ID, PALANGKARAYA- Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, menganggap wasit Darma Santoso Gulo berada di balik kekalahan timnya ketika tandang ke markas Kalteng Putra pada laga pekan ke‑16 Liga 1 2019.

Bhayangkara FC kalah 2-3 dari Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Pakangkaraya, Minggu (25/8/2019) sore.

Sumardji menilai kekalahan Bhayangkara FC dari Kalteng Putra ini merupakan imbas dari ketidaktegasan wasit dalam memimpin laga.

Sang pengadil dinilainya kerap mengambil keputusan yang merugikan Bhayangkara FC.

"Pertandingan sore hari ini saya lihat wasitnya tidak berkualitas dan mohon maaf, tidak layak untuk memimpin sebuah pertandingan Liga 1," kata Sumardi seusai laga.

Menurutnya, ini sangat berbahaya untuk keberlangsungan sepak bola Indonesia.

Jebol Gawang Persib Bandung dan Pastikan Kemenangan Bhayangkara FC, Ini Komentar Herman Dzumafo

Robert Alberts: 3 Pemain Persib Bandung Hanya Nonton Bola Saat Gawang Dibobol Perseru Badak Lampung

"Selama ini saya diam, saya tidak pernah protes dan sebagainya. Kelihatan sekali, wasit ditekan sama suporter, ditekan sama pemain, takut ambil keputusan. Keputusannya sangat jelas kelihatan sekali menguntungkan tuan rumah itu tidak baik," katanya lagi.

Dia menilai ada beberapa momen di mana pemain dari timnya dilanggar tetapi wasit memilih membiarkannya.

Sumardji pun akan melaporkan kepemimpinan wasit tersebut kepada PSSI agar melakukan pembenahan terhadap kualitas pemimpin pertandingan.

"PSSI harus buka mata, buka hati, buka telinga, dan tidak boleh dibiarkan seperti itu, tidak akan maju sepak bola kita, tidak akan maju timnas kita kalau masih seperti ini," tutur Sumardji.

Kekalahan itu membuat The Guardian gagal meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan sejak terakhir kali menang melawan tuan rumah Semen Padang pada pertengahan Juli.

Atas hasil ini, Anderson Salles Cs pun terlempar ke posisi ke‑10 meski sempat menembus tiga besar pada awal musim.

Pada laga kemarin, Bhayangkara FC sempat memimpin 1-0 dan 2-1 berkat gol Herman Dzumafo pada menit sembilan dan Salles di menit 45+5. Namun, hattrick Hédipo Gustavo membuat Bhayangkara FC pulang tanpa poin. 

Sumber: BolaSport.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved