Trotoar dan Drainase di Kota Bandung Bakal Diperbaiki, Meminimalisasi Genangan Air Saat Musim Hujan

Trotoar dan drainase di sejumlah titik di Kota Bandung bakal diperbaiki. Meminimalisasi genangan air saat musim hujan.

Trotoar dan Drainase di Kota Bandung Bakal Diperbaiki, Meminimalisasi Genangan Air Saat Musim Hujan
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Ilustrasi perbaikan drainase. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung merencanakan pembangunan trotoar dan drainase jalan sepanjang 5 kilometer guna meminimalisir genangan air yang kerap melanda sejumlah titik ruas jalan di Kota Bandung saat musim penghujan tiba.

Ruas jalan tersebut di antaranya Jalan Banda, Jalan Terusan Gatot Subroto, dan Jalan Sulaksana.

Kepala Bidang Pembangunan dan Pengendalian Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Herdis Bekti mengatakan, pembangunan trotoar dan saluran air itu dimulai pada Agustus 2019.

Terkait besaran anggaran yang dibutuhkan untuk proyek pembangunan di ketiga lokasi tersebut, menurut Herdis, pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 4,6 miliar.

Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan di Jalan Terusan Gatot Subroto sebesar Rp 3,3 miliar dan Jalan Sulaksana sebesar Rp 1 miliar.

Sisa anggaran akan dialokasikan pembuatan gorong-gorong menggunakan box culvert di Jalan Sulaksana.

"Rencana pekerjaan di Agustus ini. Biasanya di kontrak pekerjaan itu sekitar empat bulan," ujarnya berdasarkan rilis yang diterima Tribun Jabar, Minggu (25/8/2019). 

Menurutnya, dalam upaya menanggulangi genangan air, pihaknya tidak hanya akan membangun sistem drainase dan trotoar baru, melainkan akan terus melakukan perbaikan terhadap sejumlah saluran yang mengalir dan bermuara di Sungai Citarum.

Hal senada disampaikan oleh, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengendalian DPU Kota Bandung, Yul Zulkarnaen.

Menurutnya sejumlah saluran drainase di Kota Bandung memiliki korelasi besar terhadap Sungai Citarum. Oleh karena itu, pihaknya akan berusaha mengeruk dan membersihkan, serta perbaikan di sejumlah saluran tersebut.

"Aliran anak-anak sungai di Kota Bandung yang ke Citarum, akan terus kami  bersihkan dan perbaiki, bersama Satgas Citarum Harum dan masyarakat. Pembersihan drainse utamanya untuk menghilangkan timbunan sampah yang kerap mengganggu saluran aliran sungai. Apalagi di Kota Bandung terdapat 46 anak sungai yang bermuara langsung ke Sungai Citarum sehingga pembersihan harus dilakukan secara rutin," katanya.

Merespon Munculnya Masalah Intoleransi, Sejumlah Organisasi Islam Jabar Gelar Diskusi di Bandung

BREAKING NEWS Polda Sita Ratusan Motor Baru, Digelapkan 4 Warga Garut & Leasing Rugi Miliaran Rupiah

Penulis: Cipta Permana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved