Heboh Pembelian Mobil Baru Presiden dan Menteri, Mendagri Tjahjo: Mobil Dinas Saya Sering Mogok

Beberapa hari terakhir, kabar mengenai pembelian mobil dinas baru untuk presiden, wapres, dan menteri, ramai diperbincangkan masyarakat.

Heboh Pembelian Mobil Baru Presiden dan Menteri, Mendagri Tjahjo: Mobil Dinas Saya Sering Mogok
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Beberapa hari terakhir, kabar mengenai pembelian mobil dinas baru untuk presiden, wapres, dan menteri, ramai diperbincangkan masyarakat.

Tetapi menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, hal tersebut tak perlu dipermasalahkan selama tak menyalahi aturan.

“Yang penting semua prosedur sudah dilalui sesuai mekanisme yang ada, baik tender secara terbuka maupun penganggaran terbuka disetujui DPR,” kata Tjahjo Kumolo dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Densus 88 Antiteror Kembali Tangkap Terduga Teroris di Jawa Timur, Kali Ini di Blitar Raya

Menurut Tjahjo Kumolo, pembelian kendaraan dinas baru tersebut memang diperlukan karena mobil dinas saat ini sudah beroperasi 10 tahun sejak mobil itu diproduksi di pabriknya.

Bahkan, mobil dinas yang digunakannya pun juga sering mengalami kerusakan.

“Mobil dinas Crown yang saya pakai masih bisa jalan dan dipakai, walau saya sering turun di jalan, pindah ke mobil patroli pengawal (patwal) karena mendadak mogok di jalan,” kata dia.

Menurut dia, batas pemakaian mobil selama 10 tahun menjadi standar ideal penggunaan karena lebih dari itu mobil memerlukan perawatan ekstra untuk menghindari kinerja suku cadangnya sehingga berpengaruh pada aspek keselamatan pengguna.

Tjahjo Kumolo pun mengatakan, rencana pembelian mobil dinas baru itu sudah pernah dimunculkan pada 2009.

Namun, akhirnya Presiden Jokowi memutuskan tidak mengganti mobil dinasnya karena dianggap masih layak pakai saat itu.

Dokter Bedah Bejat Ini Cabuli 250 Pasien Anak Selama 30 Tahun Kariernya, Kasus Pedofilia Terburuk

“Lima tahun lalu berita tentang perlu atau tidak ganti mobil dinas sudah muncul, dan Bapak Presiden Jokowi memutuskan mobil dinas pejabat negara tidak ganti karena masih layak dipakai,” ujar dia.

Dalam pembelian mobil dinas baru, pemerintah beralasan, mobil yang sehari-hari dipakai Presiden Jokowi sering mengalami kerusakan, mulai dari mogok, kaca susah dibuka, dan perangkat komunikasi tiba-tiba menyala.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, dua mobil dinas baru diperkirakan tiba di Jakarta pada akhir tahun 2019, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan operasional di kabinet yang baru.

Jenis mobil dinas baru Presiden Jokowi tidak berubah dari yang sebelumnya yakni produksi Jerman Mercedes-Benz seri S600 Pullman Guard.

Sementara itu, mobil dinas yang lama tetap akan digunakan untuk cadangan operasional kegiatan presiden dan wapres.

Sedangkan menteri yang akan menjabat di periodei 2019-2024 akan menggunakan mobil Toyota Crown 2.5 HV G-Executive. (Kompas.com)

Bogor Diguncang Gempa Kecil 9 Kali, Sejumlah Bangunan Rusak, Warga Panik dan Mengungsi ke Kebun Teh

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved