Harga Berbagai Jenis Sayur Melambung, Pedagang Warung Makanan Urungkan Niat Beli Jengkol

"Saya tidak jadi beli jengkol dan cabe gendot soalnya masih mahal," ujar Hartini.

Harga Berbagai Jenis Sayur Melambung, Pedagang Warung Makanan Urungkan Niat Beli Jengkol
Tribun Jabar/Seli Andina
Beberapa pedagang makanan mengaku terpaksa mengurungkan niatnya membeli beberapa jenis sayuran karena harganya masih tinggi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Harga bahan makanan yang belum juga turun dikeluhkan para masyarakat.

Salah satunya di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, masyarakat mengeluhkan harga sayuran dan bumbu dapur yang terus merangkak naik.

Hartini (43) misalnya. Warga Desa Gudang, Tanjungsari, ini biasa berbelanja ke Pasar Tanjungsari.

Hartini mengeluhkan harga sayuran yang belum juga turun semenjak Hari Raya Iduladha lalu, padahal sudah lewat hampir dua minggu.

Harga jengkol di Pasar Tanjungsari Sumedang belum turun sejak Iduladha
Harga jengkol di Pasar Tanjungsari Sumedang belum turun sejak Iduladha (Tribun Jabar/Seli Andina)

"Sudah lewat Iduladha teh, bukannya turun, harga-harga malah naik," ujar Hartini ketika ditemui di Pasar Tanjungsari, Sabtu (24/8/2019).

Hartini mengaku terpaksa mengurungkan niatnya membeli beberapa jenis sayuran karena harganya masih tinggi.

Dirinya memilih memprioritaskan membeli bumbu dapur dan sayuran-sayuran yang harganya masih terjangkau.

"Saya tidak jadi beli jengkol dan cabe gendot soalnya masih mahal," ujar Hartini.

Penikmat Jengkol Harus Bersabar, Harga Jengkol Masih Mahal Rp 34 Ribu per Kilogram Sejak Iduladha

Harga Cabai Masih Pedas di Pasar Tanjungsari Sumedang, Rp 85.000 per Kg di Level Grosir

Pedagang Pasar Tanjungsari Sumedang Keluhkan Harga Kentang Mahal Tapi Kualitas Tidak Terlalu Bagus

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved