Pembangunan Asrama Haji Dimulai, Kemenag Cirebon Ingin Bandara Kertajati Jadi Penerbangan Haji

Selain itu, kata Khidir, menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga di Wilayah III Cirebon, bila Bandara Kertajati menjadi tempat penerbangan untuk ibad

Pembangunan Asrama Haji Dimulai, Kemenag Cirebon Ingin Bandara Kertajati Jadi Penerbangan Haji
tribunjabar/eki yulianto
Kondisi Bandara Kertajati yang terlihat sepi pada Rabu (24/7/2019) siang. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Cirebon, berharap, pada tahun selanjutnya, Bandara Kertajati yang berada di Kabupaten Majalengka, dapat digunakan untuk penerbangan haji ke Arab Saudi.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, Khidir, mengatakan bahwa lokasi Bandara Kertajati lebih dekat dengan Wilayah III Cirebon dibandingkan Bandara Soekarno Hatta atau Halim Perdanakusuma

"Kalau lebih dekat, mungkin tidak terlalu berpengaruh dengan kondisi kesehatan jemaah haji dan tidak menguras tenaga," kata Khidir saat ditemui di Kantor Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (23/8/2019).

Bandara Kertajati Bikin Hotel Baru Bermunculan di Majalengka, Begini Kata Pemilik Hotel Lama

Selain itu, kata Khidir, menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga di Wilayah III Cirebon, bila Bandara Kertajati menjadi tempat penerbangan untuk ibadah haji.

Khidir mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah membangun embarkasi di Kabupaten Indramayu, sehingga nantinya warga di wilayah Cirebon tidak perlu ke Embarkasi Pondok Gede, Jakarta.

"Sudah saatnya, semua terpusat di Wilayah III Cirebon," katanya.

Pembangunan kompleks asrama haji untuk pemberangkatan haji dari embarkasi Bandara Kertajati akan dimulai 2020.

Hal ini untuk mengakomodasi pemberangkatan haji asal Jawa Barat dari bandara di Kabupaten Majalengka tersebut pada 2020.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Kantor Wilayah Jawa Barat, Ajam Mustajam, mengatakan bahwa dalam tahap pertama akan dibangun aula, kantor, dan gudang logistik.

Asrama haji di Kabupaten Indramayu dibangun di atas seluas delapan hektare.

Tetapi, mengingat keterbatasan waktu, bangunan asrama belum bisa dibandung pada tahap pertama pembangunan.

Dengan adanya aula dan gudang logistik, kata Ajam Mustajam, para calon haji tidak akan menginap di asrama, melainkan hanya transit sebelum diberangkatkan melalui Bandara Kertajati.

"Jadi transit sebentar dulu di aula, tidak menginap karena belum ada asramanya. Setelah mengantre jadwal, langsung diberangkatkan ke Bandara Kertajati dan langsung ke Tanah Suci," kata Ajam Mustajam di Bandung, beberapa waktu lalu (20/7/2019).

Seorang Pria Terciduk Bawa Sabu-sabu di Bandara Kertajati, Ternyata Pemilik Barang Haram Itu Cewek

Satpol PP Tak Periksa Aceng Fikri di Hotel, Ternyata Mantan Bupati Garut Itu Bersama Sang Istri

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved