Ini yang bakal Dilakukan Petani Muda Asal Indonesia di Taiwan, akan Dapat Gaji Rp 8 Juta Per Bulan

Sebanyak 354 petani muda yang akan diberangkatkan Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian

Ini yang bakal Dilakukan Petani Muda Asal Indonesia di Taiwan, akan Dapat Gaji Rp 8 Juta Per Bulan
istimewa
BBPP Lembang petani muda 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Sebanyak 354 petani muda yang akan diberangkatkan Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang ke Taiwan untuk magang nantinya mereka akan membudidayakan tanaman pangan dan holtikultura.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Badan Penyuluuhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Bustanul Arifin, mengatakan, nantinya, para peserta itu tidak hanya membudidayakan, tetapi akan belajar mekanisasi tanaman pangan padi, melakukan korporasi dan memasarkannya.

"Mereka bisa lihat sendiri, itu jadi motivasi mereka, nanti bisa diterapkan di indonesia. Sebagian besar yang akan dibududayakan disana dari tanam pangan dan holtikultura," ujarnya saat ditemui di Kantor BBPP Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (23/8/2019).

Anggota DPRD Jabar Dapat Pin Emas Rp 5,5 Juta, Ridwan Kamil : Gak Masalah Atlet Saja Dapat Kadeudeuh

Hal tersebut, lanjutnya, karena memang di Taiwan itu ekspertisnya di bidang holtikultura, sehingga mereka diharapkan mampu beradaptasi jadi agen perubahan untuk menyerap ilmu keterampilan disana.

"Sehingga menjadi harapan kita SDM pertanian yang profesional, kompeten, mandiri, berdaya saing dan interprener," katanya.

Ia mengatakan, program magang ini merupakan pertama dilakukan Pemerintah indonesia dan Pemerintah Taiwan. Sebelumnya program magang ini bekerjasama dengan Pemerintah Jepang sejak tahun 1984.

"Jadi Pemerintah RI kerjasama dengan pemerintah Taiwan. Ini pertama dilatih disini dan kita akan siapakan dengan baik jangan sampai gagal," ujar Bustanul.

Cantiknya Siti Elina Rahayu, Isti Aceng Fikri yang Beda Usia 16 Tahun, Intip Foto-fotonya

Sementara Taiwan sendiri dipilih untuk petani muda menimba ilmu karena ilmu teknologi pertaniannya memang sudah maju dan berkembang, sehingga mereka bisa membangun itu di pedesaan dan ekonominya bisa meningkat.

"Karena Taiwan luar biasa anggreknya nomor 2 dunia, terus holtikutura maju apalagi jamur. Disana mereka tak hanya magang tapi akan mendapatkan gaji sekitar Rp 7 hingga 8 juta," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved