Diduga Akibat Pembakaran Ilalang, Sebuah Gudang Kayu di KBB Ludes Dilalap Si Jago Merah

Diduga dari pembakaran ilalang, sebuah gudang kayu di KBB ludes dilalap si jago merah.

Diduga Akibat Pembakaran Ilalang, Sebuah Gudang Kayu di KBB Ludes Dilalap Si Jago Merah
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi Gudang Kayu yang terbakar di Kampung Hegarmana, RT 8/20 Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Gudang kayu milik Muhamad Ravi (42) di Kampung Hegarmana, RT 08/20, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ludes dilalap si jago merah, Kamis (22/8/2019).

Gudang kayu tersebut tampak berantakan dan kayu yang berada di gudang hampir semuanya sudah hangus terbakar, sehingga sudah tidak bisa untuk digunakan atau pun dijual.

Menurut Ruslan (52), saksi mata, kebakaran diduga akibat pembakaran rumput, kemudian merembet ke bagian dasar tumpukan serbuk gergaji hingga akhirnya melahap tumpukan kayu.

"Saya melihat api sudah membubung tinggi dari tumpukan kayu gelondongan di dalam gudang. Gudang ini merupakan pabrik kusen bangunan sementara pemiliknya tidak tinggal di situ dan tidak ada yang menjaga," ujarnya di lokasi kejadian.

Saat kejadian, kata dia, gudang kayu tersebut tidak ada yang menjaga, sehingga jika dibiarkan kemungkinan bisa merembet ke rumah warga.

"Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api, sehingga tidak sampai merembet," katanya.

Komandan Regu I Damkar pada Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran KBB, Alfendi mengatakan, saat pihaknya tiba di lokasi, api sudah melahap tumpukan gelondongan kayu jenis albasiah dan suren.

"Beruntung lokasinya jauh dari pemukiman penduduk sehingga tidak ada korban jiwa. Kami menerima laporan kejadian terbakarnya gudang kayu itu jam 03.30 WIB," ucapnya.

Untuk memadamkan api, pihaknya menurunkan 2 unit pancar dan 1 unit mobil suplai air.

Api baru bisa dipemadamakan hingga pendinginan membutuhkan waktu hingga 3 jam lebih.

Alfendi mengatakan, tim damkar sedikit kesulitan melakukan pendinginan karena bara api masih menyala pada tumpukan bubuk kayu.

"Diduga penyebab kebakaran berasal dari sisa pembakaran rumput belakang gudang. Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta," katanya.

Pelatih Madura United Dejan Antonic Ajukan Pengunduran Diri

Pembatas Beton di Pasar Tanjungsari, Selain Pedagang Nyaman, Pejalan Kaki Pun Senang

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved