Begini Modus Peredaran Ciu dan Tuak di Indramayu, Jika Ditenggak Bisa Menjemput Maut

Permasalahan minuman beralkohol (mihol) menjadi polemik di Kabupaten Indramayu, selain karena

Begini Modus Peredaran Ciu dan Tuak di Indramayu, Jika Ditenggak Bisa Menjemput Maut
tribunjabar/Handhika Rahman
Satpol PP Indramayu saat menggerebek dan mengamankan minuman beralkohol dari pemilik bernama Tarsana di Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Kamis (22/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Permasalahan minuman beralkohol (mihol) menjadi polemik di Kabupaten Indramayu, selain karena ulah pedagang nakal juga dari masyarakat yang menjadi konsumen.

Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Indramayu, Kamsari Sabarudin mengatakan, peredaran mihol di Kabupaten Indramayu seperti kucing-kucingan.

Mereka selalu mengelabui petugas dengan saling berkomunikasi antar pedagang dan melakukan transaksi pada tengah malam hingga menjelang dini hari.

"Komunikasi antar pedagang ini yang menjadi kendala kita, tapi tatep kita sebagai aparat semaksimal mungkin kita akan amankan," ujar dia saat kepada Tribuncirebon.com, Kamis (22/8/2019).

Menengok Lokasi Pembangunan Depo Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cileunyi, Dulu Persawahan & Irigasi

Meski demikian, yang menjadi perhatian lebih bukanlah mihol jenis pabrikan, melainkan mihol tradisional yang dibuat pelaku dengan cara meracik bahan-bahan tertentu.

Mihol jenis ini lebih dikenal dengan istilah ciu dan tuak. Keduanya biasa dijual menggunakan wadah berupa plastik.

"Itu kan tidak ada izin BPOM, tidak ada cukai, tidak ada uji lab laboratorium apakah aman dikonsumsi atau tidak," ucapnya.

Blitar Bandung United Dapat Tambahan Amunisi dari Persib Bandung, Ini Kata Liestiadi

Terlebih, disampaikan Kamsari Sabarudin, perkara mengonsumsi mihol jenis tersebut sangat membahayakan keselamatan konsumen.

Sepanjang tahun 2019 ini, sudah ada satu korban meninggal dunia akibat mengonsumsi mihol jenis racikan.

"Ini tertutup dan terselubung. Tiap kali penggerebekan memang tidak marak, tapi ada," ucap dia.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved