Paguyuban Pasundan Siap Lanjutkan Kerja Sama dengan ICSB untuk Penguatan Ekonomi Jabar

Presiden ICSB, Ahmed Osman melakukan kunjungan ke Kantor Pengurus Besar Paguyuban Pasundan.

Paguyuban Pasundan Siap Lanjutkan Kerja Sama dengan ICSB untuk Penguatan Ekonomi Jabar
Tribun Jabar/Cipta Permana
Ketua PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, M.Si (kelima dari kiri) berfoto bersama dengan Presiden International Council for Small Business (ICSB), Ahmed Osman, Presiden ICSB periode 2017- 2018 Ki-Chan Kim, dan Presiden World Marketing Association, Hermawan Kertajaya usai kegiatan pertemuan kerja sama di Kantor PB Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Nomor 41, Kota Bandung, Rabu (21/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam rangka  membangun ikatan persaudaraan dan kerjasama beragam potensi yang tumbuh di Provinsi Jawa Barat, Presiden International Council for Small Business (ICSB), Ahmed Osman, Presiden ICSB  periode 2017- 2018  Ki-Chan Kim dan Presiden World Marketing Association, Hermawan Kertajaya melakukan kunjungan ke Kantor Pengurus Besar Paguyuban Pasundan.

Kehadiran mereka pun disambut hangat oleh Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, M.Si beserta jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut, membahas berbagai hal mengenai potensi yang dapat  dilakukan kerja sama, salah satunya dalam hal penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya pembinaan usaha kecil dan menengah di Provinsi Jawa Barat.

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, M.Si, menjelaskan, bahwa kunjungan kali ini merupakan penjajakan kerjasama dalam bidang ekonomi dan hal itu selaras dengan misi Paguyuban Pasundan untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan guna  membangun Indonesia lebih maju juga memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Pertemuan kali ini adalah upaya untuk membangun networking atau jaringan dan dapat bekerja sama dalam pembinaan usaha kecil menengah," ujarnya usai kegiatan pertemuan di Kantor PB Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Nomor 41, Kota Bandung, Rabu (21/8/2019).

Menurutnya, dengan kerjasama  pembinaan penguatan sektor ekonomi kerakyatan tersebut, para pelaku usaha kecil menengah di Jawa Barat diharapkan dapat mengadopsi yang dilakukan oleh Republik Fuji, dengan mengembangkan pengolahan singkong menjadi tepung terigu untuk kemudian di eksplor hingga ke Australia.

Prof. Didi pun menuturkan, untuk memperkuat semnagat tersebut, Paguyuban Pasundan selama ini pun telah bekerjasama dengan Kementerian Koperasi Internasional dan mengkonsultasikan berbagai potensi bisnis antara lembaga di Indonesia dan sejumlah negara muslim lainnya.

"Kami (Paguyuban Pasundan) saat ini tengah fokus untuk membangun partnership melalui bidang lembaga organisasi, lembaga pemjaminan mutu dan lembaga prnyalur dana dalam upaya berperan memajukan ekonomi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Apalagi saat ini kami sudah membina sekitar 1400 UKM yang tersebar di berbagai pulau di nusantara, baik Jawa, Sumatera, Sulawesi, NTB hingga Papua," katanya.

Dalam kesempatan yang sama Presiden ICSB, Ahmed Osman mengaku, meskipun kunjungannya ke Paguyuban Pasundan dan Jawa Barat merupakan kali pertama, namun dirinya merasa sangat senang, terlebih dengan potensi terjalinnya kerjasama yang akan dijalani bersama Paguyuban Pasundan.

"Paguyuban Pasundan sangat luar biasa sebagai organisasi yang besar, dan semoga kerjasama yang akan dijalankan akan berjalan dengan lancar dan sukses," ujarnya. (Cipta Permana).

Urusan Rekrut Pemain Lokal Persija Lebih Unggul dari Persib, Pastikan Rekrut 1 Bek, Persib Masih 0

Tekad Mang Omid Bersama Persib Bandung di Putaran Dua Liga 1, Singgung Laga Kontra Macan Kemayoran

Sudah Berlatih Penuh, Apa Komentar Robert Alberts Tentang Tiga Pemain Asing Baru Persib Bandung?

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved