Kemudahan Pay Later Pinjaman Online untuk Liburan dan Jebakan Marketing, Pelajari Literasi Keuangan

Aplikasi pinjaman online semakin banyak digunakan masyarakat, termasuk generasi milenial.

Kemudahan Pay Later Pinjaman Online untuk Liburan dan Jebakan Marketing, Pelajari Literasi Keuangan
DOKUMENTASI KOMPAS.COM
Illustrasi liburan di tepi pantai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aplikasi pinjaman online semakin banyak digunakan masyarakat, termasuk generasi milenial.

Para pengembang aplikasi pun menawarkan berbagai kebutuhan untuk kaum milenial termasuk kebutuhan berlibur.

Seolah-olah liburan adalah kebutuhan utama para milenial.

Tawaran Pay Later membuat kaum milenial bisa berlibur, dengan membayar biaya liburan di kemudian hari.

Business Development Executive Finansialku, Yoga Rahman Pradipta, mengatakan bahwa fitur Pay Later merupakan jebakan strategi marketing para pengembang aplikasi pinjaman online.

"Saya menyebutnya Bocil alisas Bocah Cicilan. Banyak yang tertarik karena bisa mendapat barang keingiannya dengan mudah, namun tidak berpikir bagaimana cara mengelola keuangan hingga akhirnya jadi terbelit cicilan," ujar Yoga saat ditemui Tribun Jabar di Upnormal Sumur Bandung, Rabu (21/8/2019).

Berupaya Bantu Petambak Ikan, Ridwan Kamil Sebut Sistem e-Fishery Bisa Disebar ke Petambak di Jabar

Yoga menjelaskan ketika saat ini cicilan sudah merajalela ke setiap aspek, maka yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah perencanaan keuangan.

Lewat Finansialku, Yoga menyebut bahwa start up ini ingin mengedukasi masyarakat untuk mengelola keuangan.

"Di Finansialku, masyarakat bisa mendapatkan perencanaan keuangan untuk membeli barang yang mereka butuhkan mulai dari kendaraan, rumah, maupun pernikahan," ujarnya.

Ilustrasi
Ilustrasi (Solvay FinTech Marketing Hub)
Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved