Kemarau Masih Panjang, BMKG Stasiun Jatiwangi: Musim Hujan di Majalengka Mulai November Akhir

Forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Izyn menyebut prakiraan awal musim hujan itu dibagi jadi 3 wilayah di Kabupaten Majalengka.

Kemarau Masih Panjang, BMKG Stasiun Jatiwangi: Musim Hujan di Majalengka Mulai November Akhir
Istimewa
BMKG Stasiun Jatiwangi memprediksi awal musim hujan di sebagian wilayah Majalengka dimulai pada November 2019. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Jatiwangi,  memprediksi awal musim hujan di sebagian wilayah Kabupaten Majalengka dimulai pada bulan November dasarian III atau 21-30 November 2019.

Forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Izyn menyebut prakiraan awal musim hujan itu dibagi jadi 3 wilayah di Kabupaten Majalengka.

"Ada tiga Zona Musim (ZOM), tiga-tiganya diprediksi mulai musim awal hujan pada bulan November dasarian III atau 21-30 November 2019," ujar Ahmad, Rabu (21/8/2019).

Disampaikan dia, ZOM 81 atau sifat musim hujan di bawah normal, meliputi Kecamatan Kertajati, Jatitujuh, Ligung, Palasah Utara, Leuwimunding Utara, Dawuan, Sumberjaya, Jatiwangi Utara, Kasokandel Utara, dan Kadipaten Utara.

ZOM 91 atau sifat musim hujan di bawah normal, meliputi Kecamatan Kadipaten selatan, Kasokandel selatan, Jatiwangi selatan, Palasah bagian selatan, Leuwimunding selatan, Panyingkiran, Cigasong, Sukahaji, Rajagaluh, Sindang, Sindangwangi, Majalengka, Maja Utara dan Argapura.

Kemarau Lebih Panjang, Warga Diminta Waspada Kekeringan di Purwakarta

Puncak Musim Kemarau, Bandung Lebih Dingin pada Malam Hingga Dini Hari, Ini Penjelasannya

ZOM 90 atau sifat musim hujan normal, meliputi Kecamatan Maja Selatan, Bantarujeg, Banjaran, Talaga, Cikijing, Lemahsugih, Malausma dan Cingambul.

"Prakiraan perbandingan awal musim hujan 2019/2020 mundur 1 sampai 3 dasarian atau 10 hari hingga 30 hari dibanding normalnya," ucap dia.

Ahmad juga mengimbau kepada masyarakat Majalengka agar selalu jaga kesehatan, seperti di lingkungan rumah yakni pada saluran pembungan air (got) dan janan buang sampah sembarangan.

Selain itu, masyarakat juga agar selalu memantau atap rumah dari kebocoran lalu selalu sedia payung sebelum hujan.

"Bagi yang ingin bercocok tanam sesuaikan dengan pola tanam ya," kata Ahmad.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved