Pedagang Pasar Tanjungsari Sumedang Keluhkan Harga Kentang Mahal Tapi Kualitas Tidak Terlalu Bagus

Di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (20/8/2019), para pedagang bumbu dapur dan sayuran mengeluhkan harga-harga yang belum kembali normal.

Pedagang Pasar Tanjungsari Sumedang Keluhkan Harga Kentang Mahal Tapi Kualitas Tidak Terlalu Bagus
Tribun Jabar/Seli Andina
Di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (20/8/2019), para pedagang bumbu dapur dan sayuran mengeluhkan harga-harga yang belum kembali normal. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (20/8/2019), para pedagang bumbu dapur dan sayuran mengeluhkan harga-harga yang belum kembali normal.

Harga-harga tersebut mulai naik sejak H-4 menjelang Iduladha lalu, namun hingga Iduladha lewat, harga belum juga turun.

Salah satu sayuran yang belum mengalami penurunan harga sejak Hari Raya Iduladha lalu adalah kentang.

Hal ini dibenarkan Endang (72), salah satu pedagang sayuran dan bumbu dapur di Pasar Tanjungsari.

"Kentang besar itu sebelum Iduladha Rp 12 ribu, sekarang yang kualitasnya tidak terlalu baik saja masih Rp 15 ribu," ujar Endang.

Sementara itu, Endang mengatakan, untuk kentang kecil mengalami kenaikan Rp 2000, dari sebelumnya Rp 6000, kini menjadi Rp 8000.

"Tapi kualitasnya juga ya gitu, jelek-jelek, pembeli juga mengeluh," ujar Endang.

Iduladha Sudah Lewat Seminggu tapi Harga Sembako Tak Kunjung Turun, Cabai Malah Naik

4 Sajian Mi Kocok di Bandung yang Rasanya Nendang Pisan, Harga Mulai dari Rp 25 Ribu

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved