Beasiswa bagi Anak Putus Sekolah di Indramayu, Nilainya Rp 2 Juta Per Tahun untuk Setiap Siswa

Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu menggelontorkan beasiswa kepada para anak putus sekolah.

Beasiswa bagi Anak Putus Sekolah di Indramayu, Nilainya Rp 2 Juta Per Tahun untuk Setiap Siswa
tribunjabar/Handhika Rahman
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin, Selasa (20/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu menggelontorkan beasiswa kepada para anak putus sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin mengatakan, setiap siswa akan mendapat beasiswa atau Biaya Operasional Pendidikan (BOP) sebesar Rp 2 juta per tahun.

"Anggaran tersebut bersumber dari APBD dan APBN sebagai bentuk keseriusan kami memberikan pendidikan secara merata," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Selasa (20/8/2019).

Caridin menjelaskan, beasiswa tersebut diberikan kepada para anak putus sekolah berupa pembelajaran luar sekolah atau non formal, seperti Kelompok Belajar (Kejar) Paket A (SD), Kejar Paket B (SMP), dan Kejar Paket C (SMA).

Selain itu, demi memaksimalkan program tersebut, selain menunggu pendaftar, Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu juga melakukan jemput bola dengan cara menjaring anak-anak putus sekolah di seluruh kecamatan di Indramayu.

Kisah Anak Punk Tobat, Kini Jualan Roti Bakar Keliling, Ingin Punya Masa Depan yang Lebih Baik

"Yang sudah lanjut usia juga bisa ikut," ucap dia.

Disampaikan Caridin, sekarang ini siswa yang tercatat mengikuti program non formal ini sebanyak 6 ribu siswa, mereka berasal dari berbagai kalangan usia.

"Mereka tidak hanya tercatat oleh Dinas Pendidikan, tapi tercatat juga di Kementerian Pendidikan," ujarnya.

Adapun di Kabupaten Indramayu sendiri, ada sebanyak 148 lembaga sekolah yang menyediakan program Kejar Paket tersebut, dua belas di antaranya sudah memiliki akreditasi.

Sementara itu, Caridin mengingatkan, menempuh pendidikan adalah sebuah kewajiban, dalam hal ini belajar dan bersekolah.

Dwayne Johnson alias The Rock dan Lauren Hashian Pacaran 12 Tahun, Punya 2 Anak, Kini Mereka Menikah

Karena, semakin tingginya jenjang ijazah yang dimiliki akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan membuka peluang pekerjaan yang lebih luas.

Caridin mengimbau, jangan sampai karena enggan belajar dikemudian hari mereka merasa menyesal.

"Ini sebagai upaya kita meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS), lama harapan sekolah, dan lain-lain," ujar dia.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved