Telepon Gubernur Papua, Gubernur Jatim Khofifah Minta Maaf Terkait Pemicu kerusuhan di Manokwari

Khofifah Indar Parawansa meminta maaf terkait kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, yang memicu kerusuhan di Manokwari.

Telepon Gubernur Papua, Gubernur Jatim Khofifah Minta Maaf Terkait Pemicu kerusuhan di Manokwari
(KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL)
Padangan gubernur dan wagub Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansah dan Emil Elistyanto Dardak di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (11/2/2019) malam. 

TRIBUNJABAR.ID - Saat terjadi kerusuhan di Manokwari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menelepon Gubernur Papua Lukas Enembe.

Khofifah Indar Parawansa meminta maaf terkait kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, yang memicu kerusuhan di Manokwari.

Kerusuhan di Manokwari ini berujung pada pembakaran gedung DPRD Papua Barat, Senin (19/8/2019).

"Kami telepon gubernur Papua, mohon maaf. Sama sekali itu bukan suara Jatim. Harus bedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komiten Jatim," kata Khofifah Indar Parawansa dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal TNI Tito Karnavian sebagaimana ditayangkan di Kompas TV, Senin.

Khofifah mengatakan, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sering berkomunikasi dengan mahasiswa Papua. Bahkan, mahasiswa Papua sering diundang dalam setiap-setiap acara penting di Jawa Timur.

"Komunikasi kami sangat intensif. Masing-masing harus bangun satu komitmen untuk menjaga NKRI, Pancasila, dan merah putih," kata Khofifah

Gubernur Jatim pun mengajak semuanya untuk bersama-sama saling menghormati dan menghargai. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Kronologi Kerusuhan di Manokwari Papua, Blokade Jalan hingga Pembakaran, Ini Videonya

Rusuh Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Polda Jatim Bantah Tangkap Mahasiswa Papua

Aksi Massa Rusuh, Manokwari Lumpuh, Toko dan Bank Pemerintah Tutup

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kerusuhan di Manokwari, Khofifah Telepon Gubernur Papua dan Minta Maaf"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved