Berhasil Bikin Kain Merah Putih Raksasa, Warga Sumedang Ini Ternyata Tak Suka Menjahit

Rupanya, pembuat kain Merah Putih milik Desa Banyuasih ini sebetulnya tidak menyukai kegiatan menjahit.

Berhasil Bikin Kain Merah Putih Raksasa, Warga Sumedang Ini Ternyata Tak Suka Menjahit
Tribun Jabar/Seli Andina
Lilis Lisnaedah, penjahit kain merah putih sepanjang 105 meter yang dibentangkan pada pawai perayaan kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Tanjungkerta, Sabtu (17/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Kain Merah Putih sepanjang 105 meter yang dibentangkan pada pawai perayaan kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Tanjungkerta, Sabtu (17/8/2019) lalu, dibuat hanya oleh satu orang.

Rupanya, pembuat kain Merah Putih milik Desa Banyuasih ini sebetulnya tidak menyukai kegiatan menjahit.

Lalu, kenapa bisa bersabar menjahit kain Merah Putih hingga memakan waktu lima hari ini?

Dihubungi Tribun Jabar, Senin (19/8/2019), Lilis Lisnaedah, istri Kepala Desa Banyuasih, menceritakan alasannya mau membuat kain Merah Putih tersebut.

"Sebenarnya saya tidak suka menjahit, hanya kebetulan punya mesin jahit saja," ujar Lilis Lisnaedah.

Kain Merah Putih Sepanjang 105 meter Dibuat sendiri, Dijahit sampai Lima Hari

Bendera Indonesia dan Monako Sama Berwarna Merah Putih, Berikut Adalah Perbedaannya

Karena punya mesin jahit dan diminta tolong oleh sang suami, Lilis akhirnya memaksakan diri membuat kain Merah Putih tersebut meski tidak suka menjahit.

Lilis pun membuat kain Merah Putih sepanjang 105 meter itu karena ingin desanya memiliki sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan.

Proses pembuatan kain Merah Putih raksasa tersebut, ucap Lilis Lisnaedah, dirasa susah-susah gampang.

"Pakai mesin kang gampang, tinggal tarik-tarik saja, ya susahnya karena tidak suka menjahit itu tadi, jadi harus melawan rasa malas dan tidak suka agar bisa menyelesaikan bendera," ujar Lilis.

Lilis berharap masyarakat ikut bangga dengan kain Merah Putih raksasa yang dibuatnya untuk Desa Banyuasih.

"Semoga bendera (kain) merah putih ini diingat terus oleh warga," ujar  Lilis Lisnaedah,

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved