Jelang Lawan PSGC Ciamis, Bandung Blitar United Kehilangan Tiga Pemain Inti, Pemain Hibah Belum Main

Nama-nama ketiga atau empat pemain Persib yang di”hibah”kan ke Blitar Bandung United, Lestiadi mengaku belum tahu.

Jelang Lawan PSGC Ciamis, Bandung Blitar United Kehilangan Tiga Pemain Inti, Pemain Hibah Belum Main
andri m dani/tribun jabar
Pelatih Bandung Blitar United, Liestiadi 

 

TRIBUNJABAR.ID. CIAMIS – Hadapi laga tunda lawan tuan rumah PSGC Ciamis di Stadion Galuh Ciamis. Minggu (18/8) sore, Blitar Bandung United kehilangan tiga pemain intinya karena cidera.

Menurut pelatih Biltar Bandung United, Liestiadi pada saat sesi free match conference sebelum Match Cordination Meeting di Aula Korpri Ciamis, Sabtu (17/8) malam, ada tiga pemain intinya yang tidak bisa turun lawan PSGC Ciamis.

Yakni, Anta (stopper), Doni dan Rafiq Lestaluhu (winger). “Ketiganya dalam kondisi cidera,” ujar Liestiadi.

Meski hadir ke Ciamis hanya membawa 17 pemain, menurut Lestiadi, Biltar Bandung United ingin menjadikan laga lawan tuan rumah PSGC Ciamis Minggu (18/8) sore sebagai laga penutup putaran pertama Liaga 2 Wilayah Barat secara manis. “Kami ingin bermain bagus untuk laga penutup besok (Minggu, 18/8). Bila meraih satu poin saja kami sudah sangat bersyukur. Sebagai sama-sama tim yang berada di zona merah (zona degradasi) tentu PSGC punya motivasi kuat untuk memenangkan laga. Dan PSGC merupakan tim yang jauh lebih siap dibanding kami,” katanya.

Untuk laga lawan PSGC ini kata Liestiadi, Biltar Bandung United belum bisa menurunkan tiga atau empat pemain Persib (senior) yang di”hibah”kan ke Blitar Bandung United.

”Tiga atau empat pemain dari Persib tersebut baru bisa diturunkan nanti pada pertandingan pertama putaran kedua Liga 2. Lawan PSGC besok, mereka belum ikut, belum bisa turun,” jelas Liestiadi.

Nama-nama ketiga atau empat pemain Persib yang di”hibah”kan ke Blitar Bandung United, Lestiadi mengaku belum tahu.

"Siapa-siapa saja yang tiga atau empat orang itu saya belum tahu persis. Menunggu rilis dari manajemen Persib,” katanya.

Sementara asisten pelatih PSGC Ciamis, Dicky Jong pada kesempatan yang sama mengakui bahwa timnya sebagai tuan rumah tidak punya pilihan, kecuali memenangkan laga lawan Blitar Bandung United di Stadion Galuh Minggu (18/8) sore.

“Kondisi tim sedang baik. Tapi masih terbebani hasil laga-laga sebelumnya. Untuk bangkit dari zona degradasi tidak ada pilihan kecuali harus meraih poin penuh pada laga besok (lawan Blitar Bandung United),” tegas Dicky Jong.

“Pertandingan besok adalah pertandingan penutup putaran pertama (LIga 2). Harus raih poin penuh sebagai modal untuk hadapi putaran kedua,” ujar Ganjar Kurniawan, pemain senior PSGC menambahkan.

Dan saat menjamu Blitar Bandung United di Stadion Galuh Ciamis, PSGC juga harus kehilangan pemain seniornya, Vincens yang didera cidera. “Untuk laga besok, Vincen belum bisa dipastikan turun karena cidera,” ujar Dicky Jong.

Dalam jadwal normal, laga PSGC kontra Blitar Bandung United seharusnya berlangsung tanggal 27/6 lalu. Tetapi karena hari itu bersamaan dengan jadwal sida-ng keputusan MK untuk sengketa Pilpres, akhirnya laga pe-kan kedua Liga 2 Wilayah Barat tersebut ditunda. “Penundaan jadwal lawan PSGC tersebut cukup menguntungkan kami. Terutama untuk persiapan tim,” ujar pelatih Blitar Bandung United, Lestiadi kepada Tribun (andri m dani)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved