Polisi Buru Pelaku Lain Video Vina Garut , Minta Kominfo Blokir Videonya di Media Sosial

Polisi masih memburu penyebar video Vina Garut . Selain itu Polres Garut akan berkoordinasi dengan Kementerian

Polisi Buru Pelaku Lain Video Vina Garut , Minta Kominfo Blokir Videonya di Media Sosial
Kolase Tribun Jabar (Screenshot media sosial dan Indiatimes via Tribunnews)
Pemeran wanita video Vina Garut dibayar Rp 500 ribu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Polisi masih memburu penyebar video Vina Garut . Selain itu Polres Garut akan berkoordinasi dengan Kementerian Informasi dan Komunikasi untuk memblokir video tersebut.

"Akan melakukan pemeriksaan soal yang menyebar video. Kaitannya apakah ada unsur kesengajaan atau bocor dari salah satu orang," ujar Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Kamis (15/8/2019).

Budi menyebutkan akan menelusuri pihak pertama yang menyebarkan video. Apalagi video itu masih bisa ditonton di media sosial twitter.

"Saya sudah minta Kasatreskrim untuk koordinasi dengan Kominfo. Biar videonya tak menyebar dan diblokir," katanya.

Untuk pelaku dalam adegan, Budi menyebut telah memiliki identitasnya. Tersangka A bahkan mempunyai data orang yang telah melakukan aksi asusila.

"Setelah bermain ada rekapnya. Itu yang kami kejar," ucapnya.

Para pelaku, tuturnya, bisa dijerat Undang-undang ponografi pasal 23 ayat 1 dan Undang-undang ITE pasal 44. Ancaman hukuman lima sampai 10 tahun penjara.

Ilustrasi - Nasib pemeran video mesum yang gemparkan warga Garut.
Ilustrasi - Nasib pemeran video mesum yang gemparkan warga Garut. (Kompas.com)
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved