Lancarkan Penipuan Hingga Peras Korban Rp 47 Juta, Pria Ini Catut Nama Pejabat Polda Jatim

Dua pria berinisial SAA dan HI, melancarkan aksi penipuan dengan mencantut seorang pejabat Polda Jatim, AKBP Arman Asmara.

Lancarkan Penipuan Hingga Peras Korban Rp 47 Juta, Pria Ini Catut Nama Pejabat Polda Jatim
KOMPAS.COM/A. FAIZAL
Kedua pelaku penipuan dengan mencatut nama pejabat Polda Jatim diamankan di Mapolda Jatim, Kamis (15/8/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Dua pria berinisial SAA dan HI, melancarkan aksi penipuan dengan mencantut seorang pejabat Polda Jatim, AKBP Arman Asmara.

Dengan mencantut nama Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim tersebut, keduanya menawarkan jual beli tembaga dan menipu korbannya senilai Rp 47 juta.

SAA merupakan warga Rawamangun, Jakarta Timur, dan rekannya HI, adalah warga Purwakarta, Jawa Barat.

"Kedua pelaku diamankan di Jakarta akhir pekan lalu," kata Kepala Unit III Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, AKP Harianto Rantesalu, Kamis (15/8/2019).

Awal Mula Video Vina Garut Dibuat, Pelaku Tega Jual Istri Mesum dengan Pria Lain, Kini Sudah Cerai

Rianto mengatakan, korban penipuan ini merupakan warga Gresik, Jawa Timur.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan nomor WhatsApp khusus menggunakan nama Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus, AKBP Arman Asmara.

"Fotonya dicari pelaku dari Google," terang Harianto.

Modusnya, pelaku menawarkan tembaga seberat 5 ton lebih senilai Rp 258 juta kepada korban mengatasnamakan pejabat Polda Jatim melalui WhatsApp.

Korban yang mengetahui jika yang menawarkan adalah pejabat Polda Jatim lalu menyanggupi tawaran tersebut melalui sambungan telepon.

"Pelaku lantas meminta uang muka kepada korban. Dari korban Irianto, pelaku mendapatkan uang muka 47 juta yang dikirim melalui transfer bank. Setelah uang masuk, nomornya langsung dinonaktifkan," kata Harianto.

Demi Lulus Akpol Rela Keluarkan Uang Rp 600 Juta, Akhirnya Sadar Jadi Korban Penipuan

Dari 2 pelaku tersebut, seorang mengaku sebagai pejabat Polda Jatim, satu lagi menjabat sebagai anak buahnya.

"Pelaku pernah mencoba memakai nama Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Akhmad Yusep Gunawan, namun gagal," ucap dia.

Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat Pasal 28 Ayat 1 juncto Pasal 45A Ayat 1 UU Nomor 19/2016 atas Perubahan tentang UU Nomor 11/2008 tentang lnformasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ancamam pidana paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (Kompas.com/Achmad Faizal)

Ini Modus Dukun Cabul di Tasikmalaya saat Menipu Korbannya

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved