Soal Tumpahan Minyak di Karawang, Ridwan Kamil ke Pertamina: Pipa Bocor karena Gempa?

Saya minta Pertamina membentuk tim ahli, melakukan kajian, sudah disampaikan saat kunjungan di Karawang

Soal Tumpahan Minyak di Karawang, Ridwan Kamil ke Pertamina: Pipa Bocor karena Gempa?
Tribun Jabar/Haryanto
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ditemui usai Salat Idul Adha di Lapangan Gasibu, Jalan Dipenogoro, Bandung pada Minggu (11/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta PT Pertamina mengkaji kemungkinan pengaruh gempa bumi terhadap gangguan eksplorasi Pertamina Hulu Energi Offhsore North West Java (PHE ONWJ) yang mengakibatkan tumpahan minyak di pantai utara Kabupaten Karawang dan Bekasi Juli lalu.

"Saya minta Pertamina membentuk tim ahli, melakukan kajian, sudah disampaikan saat kunjungan di Karawang. Itu pertanyaan banyak orang, apakah itu karena masalah teknis di pipanya," kata gubernur yang akrab disapa Emil ini di Gedung Sate, Rabu (14/8/2019).

Kebocoran pipa sumur minyak di lepas pantai Karawang, katanya, menjadi lampu kuning untuk pipa-pipa lain jika memang musibah tersebut berkaitan dengan gempa bumi.

"Atau memang karena kebencanaan, walau teknologi pipa bagus, jadi musibah. Apapun kesimpulannya tidak penting, yang penting selesaikan tumpahan minyak secepatnya," katanya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil meminta masyarakat pesisir utara Kabupaten Karawang dan Bekasi untuk tetap sabar dan tenang  menunggu PT Pertamina menyelesaikan masalah tumpahan minyak dari kegiatan eksplorasi PHE ONWJ di lepas Pantai Cilamaya.

Warga Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, membersihkan pantai utara Karawang, Jawa Barat, dari tumpahan minyak, Selasa (23/7/2019) pagi.
Warga Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, membersihkan pantai utara Karawang, Jawa Barat, dari tumpahan minyak, Selasa (23/7/2019) pagi. (Ilham Ryan Pratama/Tribunnews.com)

Emil mengatakan PT Pertamina sudah mendatangkan ahli dari Amerika Serikat untuk mengatasi masalah di perairan utara Karawang tersebut. Sampai Rabu (7/8/2019), katanya, proses penanganan sudah mencapai 30 persen.

Sedang Bersihkan Tumpahan Minyak Pertamina di Perairan Karawang, Pekerja Malah Temukan Mayat

Minyak Tumpah di Perairan Karawang, Emak-emak Ini Malah Kumpulkan Tumpahan Minyak dalam Kantong

 

Emil menjelaskan bahwa tumpahan minyak ini terjadi akibat kebocoran saat pengeboran minyak bumi. Untuk bisa menutupi kebocoran tersebut, katanya, dibuat lubang dari arah lain sampai lokasi kebocoran.

"Sekarang baru 30 persennya, sisa pengeboran 70 persen lagi. Kita doakan, 10 sampai 14 hari lagi bisa sampai 100 persen. Dimohon kesabarannya, sambil berdoa," kata Ridwan Kamil saat mengunjungi lokasi minyak tumpah di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Rabu (7/8/2019).

Emil memberikan apresiasi kepada Pertamina yang sudah menyelesaikan masalah tersebut sampai mendatangkan ahli dari Amerika Serikat. Ahli ini telah menyelesaikan masalah serupa beberapa waktu lalu di Teluk Meksiko.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved