Sebut Ada Kementerian Lama yang Dilebur, Jokowi: Jangan Nebak-nebak

Selain berencana membentuk kementerian baru, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyebut akan ada kementerian lama yang dilebur

Sebut Ada Kementerian Lama yang Dilebur, Jokowi: Jangan Nebak-nebak
Tangkapan Layar Youtube Kompas TV.
Presiden terpilih Pilpres 2019 Joko Widodo saat menyampaikan pidato politik Visi Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Selain berencana membentuk kementerian baru, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyebut akan ada kementerian lama yang dilebur.

Hanya, Jokowi masih merahasiakan nama kementerian-kementerian lama yang akan dilebur jadi satu.

Jokowi pun meminta masyarakat untuk bersabar.

Presiden Joko Widodo mengakui, ada perubahan nomenklatur kementerian di kabinet barunya bersama Maruf Amin.

Selain ada kementerian baru, ada kementerian lama yang akan dilebur menjadi satu.

"Ada (perubahan nomenklatur). Ada yang digabung, ada yang muncul yang baru," kata Jokowi selepas menghadiri HUT Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (14/8/2019) petang.

Jokowi Sebut 55 Persen Kabinetnya Akan Diisi Para Profesional, Termasuk Jaksa Agung

Susunan Menteri Kabinet Kerja Jokowi-Maruf Amin Beredar Lagi di Medsos, Ada Stempel RAHASIA

Namun, Jokowi belum mau buka-bukaan soal kementerian yang akan digabung. Ia meminta publik sabar menunggu dan tidak berspekulasi lebih jauh.

"Nanti kalau sudah waktunya tahu semua. Jangan nebak-nebak," kata Jokowi.

Soal kementerian baru, Jokowi sebelumnya sudah buka-bukaan dalam pertemuan dan makan siang bersama sejumlah pimpinan redaksi media massa di Istana Merdeka, Rabu siang tadi.

Jokowi menyebut, ia akan membentuk dua kementerian baru di kabinet periode keduanya. Kementerian tambahan itu yakni Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Investasi.

Demokrat Ingin Gabung Koalisi Jokowi, PDI Perjuangan: Sudah Sangat Terlambat

"Kita melihat perkembangan dunia yang begitu cepat dan pemerintah ingin merespons itu secara cepat maka ada kementerian-kementerian baru," kata Jokowi.

Adapun untuk pengumuman lengkap nama-nama yang akan mengisi kabinet barunya, Jokowi mengaku akan melihat momentum yang tepat.

"Kita melihat momentumnya. Mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu. Kita lihatlah, tetapi kalau kita lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik, tetapi ini masih tetap kita hitung," kata dia. (Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Sebut Ada Kementerian yang Akan Digabung"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved