Kabar Terbaru Enzo di Akmil, Tak Tahu Jejak Digitalnya Bocor, TNI Tetap Pertahankan Bule Prancis Itu
Di Facebook Enzo Zenz Allie, terdapat foto yang membuatnya dicurigai sebagai pendukung organisasi terlarang, Hizbut Thahrir Indonesia ( HTI).
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNJABAR.ID - Setelah sosoknya yang diterima Akmil viral, Enzo Zenz Allie menjadi perhatian masyarakat.
Anak dari pasangan almarhum Jean Paul Francois Allie asal Prancis dan Siti Hadiati Nahriah asal Sunda, Indonesia itu dikabarkan terpapar paham radikalisme.
Kabar tersebut beredar di masyarakat setelah akun Facebook Salman Fariz menemukan media sosial Enzo Zenz Allie.
Di Facebook Enzo Zenz Allie, terdapat foto yang membuatnya dicurigai sebagai pendukung organisasi terlarang, Hizbut Thahrir Indonesia ( HTI).
Tak hanya Enzo, akun Facebook ibunya, Siti Hadiati juga mengunggah hal yang serupa.
Oleh sebab itu, nasib Enzo Zenz Allie di Akmil terancam.
Setelah kabar Enzo Zenz Allie terpapar paham radikalisme beredar, TNI melakukan tes kepadanya.
Tes tambahan dari alat ukur alternatif itu akan menilai apakah Enzo benar terpapar paham radikalisme.
Melansir dari Kompas.com, Enzo Zenz Allie memiliki nilai 84 persen atau 5,9 dari maksimal 7 untuk Indeks Moderasi Bernegara.

"Kami lakukan pengukuran Sabtu-Minggu kemarin. Hasilnya dianalisis Senin (12/8/2019) kemarin. Kesimpulannya, Enzo, dilihat dari indeks moderasi bernegara ternyata kalau dikonversi jadi persentase 84 persen atau 5,9 dari maksimal 7.
Indeks moderasi bernegaranya bagus," terang Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa konferensi pers di Kantor Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Selasa (13/8/2019).
Meski enggan membuka detail metodologi yang digunakan seperti apa, namun Andika mengatakan bahwa pihaknya melakukan self assessment dan self report atau pengambilan data eksplisit terhadap Enzo Zenz Allie dan 364 siswa taruna akademi militer lainnya.
"Jadi bukan hanya Enzo, kami random dan sama sekali tidak ada desain," kata dia.
Selain itu, Implisit Assosiasion Test atau atau tes keterkaitan yang berkaitan dengan implisit dan wawancara juga dilakukan.
Ketiga tes tersebut, kata dia, sudah memiliki metode yang sangat baik, tidak hanya wawancara, tetapi juga pendalaman.
