Pengamat : Pemkab Bandung Barat Harus Beri Kepastian Masa Depan CPNS yang Kelulusannya Dibatalkan

Pengamat Politik dan Pemerintah Unjani Arlan Sidha, menyebutkan Pemkab Bandung Barat sebaiknya bisa memberikan kepastian terkait masa depan Arsal

Pengamat : Pemkab Bandung Barat Harus Beri Kepastian Masa Depan CPNS yang Kelulusannya Dibatalkan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Pengamat politik dan pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Arlan Siddha 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Pengamat Politik dan Pemerintah Universitas Jendral Ahmad Yani (Unjani) Arlan Sidha, menyebutkan Pemkab Bandung Barat sebaiknya bisa memberikan kepastian terkait masa depan Arsal Fatra Yoga Pratama (29) peserta CPNS yang kelulusannya dibatalkan.

Pasalnya, meski peserta tersebut mendaftar dengan ijazah yang tidak sesuai persyaratan, tetapi panita seleksi (Pansel) dari Pemkab Bandung Barat sudah meloloskan peserta tersebut saat seleksi administrasi hingga tahap akhir.

"Jadi, Pemkab baiknya bisa memastikan nasibnya dia kedapan, atau mungkin bisa (diberikan kemudahan) saat mengikuti seleksi CPNS tahun depan," ujar Arlan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (13/8/2019).

Peserta CPNS Lolos Terus Dibatalkan, BKPSDM KBB Sebut Ada Human Error

Hal tersebut lanjutnya, memang harus dilakukan oleh pihak Pemkab Bandung Barat karena selain peserta CPNS itu merasa dirugikan, dia juga pasti merasa bingung dengan masa depannya setelah kelulusannya dibatalkan.

Selain itu Pemkab Bandung Barat juga, menurut Arlan harus memberikan surat resmi permohonan maaf kepada peserta yang merasa dirugikan tersebut karena saat seleksi administrasi jelas ada kesalahan dari pihak panitia.

"Saya yakin kalau peserta itu tidak lolos dari awal pasti gak ada masalah seperti ini, artinya selesai berarti ya. Tapi kalau kelulusannya dibatalkan saat tahap akhir sebenarnya ini menjadi persoalan karena ada yang dirugikan," ucapnya.

Menurutnya, dalam seleksi CPNS tersebut memang sah ada revisi masalah kelulusan ketika pesertanya tidak sesuai dengan persyaratan karena memang ada aturan yang berlaku.

"Tapi ini ada kesalahan yang dilakukan panitia terkait screaning berkas diawal hingga pesertanya diloloskan. Jadi hal ini jangan sampai terulang dalam seleksi CPNS selanjutnya," kata Arlan.

Peserta CPNS yang Kelulusannya Dibatalkan, Kecewa dengan Verifikator, BKPSDM KBB Tetapkan Status TMS

Atas hal tersebut, kata Arlan, adanya kasus ini harus menjadi pembelajaran bagi Pemkab Bandung Barat, terutama dalam hal yang sifatnya teknis agar tidak ada lagi peserta yang merasa dirugikan dalam seleksi CPNS.

Disinggung terkait apakah peserta bisa menggugat ketika peserta masih keberatan dengan keputusan Pemkab Bandung Barat, menurut Arlan bisa saja peserta menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Tapi menurut saya hasilnya tidak akan bisa merubah keadaan, tapi PTUN hanya membenarkan bahwa peserta itu lolos tetapi sayangnya jenjang yang dia ambil itu salah dan Pemkab Bandung Barat meloloskan seleksi administrasi," ujarnya.

Jebolan Persib Bandung Wildansyah Bilang Begini di Jumpa Pers Jelang Persib Bandung vs Borneo FC

Robert Alberts: Persib Bandung Sudah Punya Rencana Siapa Pemain Dipertahankan, Dilepas, dan Direkrut

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved