Rangkul Budayawan, PDIP Cianjur akan Bentuk Departemen Khusus Budaya

Menjabarkan hasil Kongres di Bali, PDIP Cianjur akan merangkul budayawan dan membentuk departemen khusus y

Rangkul Budayawan, PDIP Cianjur akan Bentuk Departemen Khusus Budaya
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Ketua DPC PDIP Cianjur Susilawati 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Menjabarkan hasil Kongres di Bali, PDIP Cianjur akan merangkul budayawan dan membentuk departemen khusus yang akan mengedepankan budaya Cianjur.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Susilawati, mengatakan sebelumnya bidang kebudayaan masih menyatu dengan bidang lain dan tak terlalu menonjol aktivitasnya.

"Konsekuensinya nanti di Cianjur akan ada badan atau departemen kebudayaan, jadi prinsipnya kami akan berpolitik dengan mengedepankan kebudayaan," ujar Susilawati, di kantor DPC Cianjur, Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Senin (12/8/2019).

Ia mengatakan potensi budaya Cianjur sangat banyak, di amtaranya ada mamaos dan maenpo yang sudah cukup terkenal.

Baru Saja Dilantik, Anggota DPRD Kota Cirebon Sudah Minta Ruangan Ini ke Wali Kota

Susi mengatakan ke depan PDIP akan bersinergi dengan para budayawan, namun bukan hanya semata-mata ambisi kebudayaan, tujuan akhirnya bagaimana menjalankan politik Trisakti Bung Karno.

"Berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam ekonomi, dan budaya, mengedepankan nilai-nilai kebudayaan, ramah gotong royong harus menjadi ciri dan watak PDIP, jangan sampai berkompetisi saling hujat fitnah, menyebar hoaks, politik yang nilainya harus dari akar budaya," katanya.

Ia mengatakan, penerapan hasil kongres di daerah harus tegak lurus dalam memahami hasil kongres.

Sosok Tukang Jagal yang Ditendang Sapi, 20 Tahun Pengalaman, Baru Sekarang Disepak Hewan Kurban

"Nilai budaya masuk dalam struktur, kami harus merangkul para budayawan Cianjur, nanti ada pelantikan sayap partai, akan terbuka kepada para aktivis, budayawan dan tokoh, membuka ruang kepada mereka untuk berkarya di PDIP," katanya.

Menurutnya, budaya jangan selalu diidentikan dengan seni, tapi ada nilai lain seperti toleransi, kedisiplinan, dan menciptakan sisi kemanusiaan yang humanis.

"Harus betul-betul diimplementasikan nilai-nilai budaya menjadi sikap dan wajah politik, humanis, toleran, dan disiplin," katanya.

Baru Saja Dilantik, Anggota DPRD Kota Cirebon Sudah Minta Ruangan Ini ke Wali Kota

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved