Nina Tak Pulang-pulang, Ibunya Mengira Penyakit Kambuh, Ternyata Dibunuh Pacar di Cikancung, Bandung

Nina tak pulang-pulang. Awalnya sang ibu mengira penyakitnya kambuh. Ternyata dibunuh pacar di Cikancung, Kabupaten Bandung.

Nina Tak Pulang-pulang, Ibunya Mengira Penyakit Kambuh, Ternyata Dibunuh Pacar di Cikancung, Bandung
Kolase TribunJabar.id (Istimewa dan Pixabay.com)
Nina tak pulang-pulang. Awalnya sang ibu mengira penyakitnya kambuh. Ternyata dibunuh pacar di Cikancung, Kabupaten Bandung. 

Nina tak pulang-pulang. Awalnya sang ibu mengira penyakitnya kambuh. Ternyata dibunuh pacar di Cikancung, Kabupaten Bandung.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terungkap fakta terbaru di balik kasus pembunuhan Nina Ainun Mutmaenah atau NAM (18).

Perlu diketahui, sebelumnya jenazah Nina ditemukan dipenuhi semak belukar di lapangan kosong di Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, pekan lalu.

Belakangan terungkap, pelakunya adalah Feni Ferdiansyah (20), kekasihnya sendiri.

Saat ditemukan, tubuh gadis remaja malang itu sudah dipenuhi luka di leher hingga di perut.

Jasad korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan, terdapat 22 luka tusuk dan sayatan dan kondisi celana melorot di atas lutut di semak belukar.

Kini, orang tua Nina, Yanti (44) mengungkapkan fakta terbaru mengenai putrinya.

Nina ternyata sempat mengidap depresi ringan.

Sekitar lima tahun lalu, ia bahkan sempat memeriksakan Nina ke dokter ahli kesehatan jiwa.

Ibunda Gadis Korban Pembunuhan di Cikancung Sempat Berfirasat Lokasi Jenazah Sang Anak

Halaman
1234
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved