Alasan Pembangunan Stadion Watubelah Terhenti, Pembangunannya Dimulai 2011

Total anggaran yang diperlukan untuk perampungan pembangunan Stadion Watubelah, sebanyak Rp 300 miliar, namun anggaran hanya Rp 80 miliar

Alasan Pembangunan Stadion Watubelah Terhenti, Pembangunannya Dimulai 2011
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Tampak luar Stadion Watubelah yang pembangunannya terbengkalai. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon, Sukma Nugraha, menyebutkan, pembangunan Stadion Watubelah tidak diselesaikan dalam setahun, sehingga pembangunan dilakukan secara berkelanjutan atau multiyears.

"Pembangunan dimulai pada 2011, anggaran tidak jelas. Sehingga banyak yang bilang terbengkalai, padahal itu berkelanjutan," kata Sukma di Kantor DPKPP Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Ampel, Kecamatan Sumber, Senin (12/8/2019).

Total anggaran yang diperlukan untuk perampungan pembangunan Stadion Watubelah, sebanyak Rp 300 miliar, namun anggaran hanya Rp 80 miliar.

Sukma mengatakan, untuk anggaran lanjutan pembangunan, kata Sukma, anggaran berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat sebanyak Rp 50 miliar dan Rp 30 miliar dari APBD Kabupaten Cirebon.

"Kemungkinan bulan ini sudah mulai dilakukan pembangunan," kata Sukma.

Duh! Lokasi Proyek Pembangunan Stadion Watubelah Terkadang Jadi Tempat Pesta Miras

Pembangunan sport center atau Stadion Watubelah di Kelurahan Watu Belah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, akan kembali dilanjutkan setelah diumumkan pemenang tender telah diumumkan di Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Dalam sistem tersebut, lanjutan pembangunan proyek stadion akan dilakukan oleh dua perusahaan kontruksi, yakni oleh PT Aza Banar (Kota Bandung) dan PT Arafah Alam Sejahtera (Kota Padang).

Untuk pembangunan lanjutan yang dilakukan oleh PT Aza Banar, memiliki nilai sebesar Rp 44.675.403.000 dan PT Arafah Alam Sejahtera, Rp 32.776.677.000.
Pantauan Tribun Jabar, bangunan stadion yang dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektare ini, kondisi bangunannya masih belum dilapasi cat pelindung dan menjadi sasaran aksi vandalisme.

Pembangunan Stadion Watubelah Akan Kembali Dilanjutkan

Memasuki area komplek stadion yang digadang-gadang menjadi "kandang" Persatuan Sepakbola Gunung Jati (PSGJ) Cirebon ini, rumput ilalang tumbuh subur menutupi halaman serta bangunan stadion tersebut.

Pagar pembatas di stadion tersebut pun, tampak mengalami kerusakan, bahkan beberapa bagian pagar dari bahan besi itu pun hilang, diduga sengaja dicuri oleh orang yang tidak dikenal.

Di dalam stadion, rumput sintetis yang sengaja dipasang untuk olahraga sepakbola ini pun, warnanya mulai memudar dan tertutupi oleh rumput ilalang kering.

Di dalam pos pengamanan, tidak dijumpai adanya petugas keamanan, bahkan bangunan tersebut tampak terbengkalai dan dipenuhi sampah plastik kemasan makan serta minuman.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved