Soal Pembatalan Kelulusan CPNS di KBB, Obudsman: Pansel Harus Tanggung Jawab

Komentar Ombudsman itu merespons adanya kasus CPNS yang sudah lolos tapi dibatalkan karena masalah ijazah.

Soal Pembatalan Kelulusan CPNS di KBB, Obudsman: Pansel Harus Tanggung Jawab
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Arsal Fatra Yoga Pratama (29) bersama istrinya saat menunjukkan bukti kelulusan CPNS. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat menilai panitia seleksi (pansel) dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) kurang jeli saat melakukan seleksi administrasi.

Komentar Ombudsman itu merespons adanya kasus CPNS yang sudah lolos di KBB tapi dibatalkan karena masalah ijazah.

Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Barat, Haneda Sri Lastoto, juga menilai kasus ini bisa dibilang aneh.

Padahal, ucapnya, jelas bahwa persyaratan peserta tidak sesuai tetapi bisa lolos seleksi administrasi, apalagi bisa lolos hingga tahap pemberkasan.

"Ini kan menjadi aneh dan menjadi pertanyaan kenapa pihak panitia tidak selektif dan tidak jeli saat melakukan seleksi awal (administrasi). Jadi mereka harus mempertanggungjawabkan itu," ujar Haneda Sri Lastoto ketika dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (11/8/2019).

Menurutnya, apabila CPNS tersebut tidak memenuhi syarat sejak seleksi administrasi, seharusnya tak diloloskan karena pihak panitia juga pasti sudah memiliki standar operasional prosedur (SOP).

Pemkab Bandung Barat Akui Buat Kesalahan di Seleksi CPNS 2018, Imbasnya Peserta Lulus Dibatalkan

Lolos Seleksi, CPNS di KBB Ini Malah Diminta Mengundurkan Diri, Diganti Peserta yang Tidak Lolos

"Memang seharusnya seperti itu, tegas. Jadi tidak menimbulkan banyak pertanyaan seperti kasus ini, terlebih untuk persyaratan kan dikeluarkan oleh penyelenggara. Kalau diloloskan dari awal, ya harus tanggung jawab," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, Asep Ilyas, mengatakan, saat seleksi administrasi memang ada kesalahan dalam verifikasi data oleh panitia seleksi (pansel).

"Iya saat seleksi administrasi memang ada kesalahan saat verifikasi data yang dilakukan oleh tim kami (Pansel) dari Pemkab Bandung Barat dan tim yang lain," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (9/8/2019).

Halaman
12
Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved