Mantan Ketum PSSI Edy Rahmayadi Ingin Buat Film Perjuangan, Biaya Produksi dari Pemprov Sumut

Mantan Ketua Umum PSSI yang kini menjabat Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menyatakan niatnya ingin membuat film perjuangan.

Mantan Ketum PSSI Edy Rahmayadi Ingin Buat Film Perjuangan, Biaya Produksi dari Pemprov Sumut
Dok Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan istrinya beramah tamah dengan veteran di Ppendopo rumah dinasnya, Sabtu (10/8/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, MEDAN - Mantan Ketua Umum PSSI yang kini menjabat Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menyatakan niatnya ingin membuat film perjuangan.

Hal itu ia ungkapkan dalam acara ramah tamah bersama veteran, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Sabtu (10/8/2019). 

Ide ini muncul setelah dirinya bersama Pangdam I Bukit Barisan menonton film pendek yang diproduksi Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumut.

"Saya dan Pangdam terpikir bikin film-film baru tentang pejuang Sumut," kata Edy Rahmayadi, Sabtu.

PSSI Ingin Gelar Kongres Pemilihan Komite Eksekutif November 2019 Tapi Tak Direstui FIFA

Dia lalu meminta LVRI Sumut menyiapkan skenario yang bagus dan menarik. Pemerintah Provinsi Sumut, kata dia, akan membantu anggaran produksinya.

"Supaya anak-cucu kita tidak buta sejarah," ucapnya.

Acara ramah tamah dengan veteran tersebut digelar dalam rangka menyambut Kemerdekaan ke-74 RI sekaligus memperingati Hari Veteran Nasional yang jatuh setiap 10 Agustus.

Edy Rahmayadi kemudian mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para veteran yang telah memperjuangkan kemerdaan RI.

Dia juga meminta maaf karena merasa belum bisa membahagiakan dan menyejahterakan para veteran yang dianggapnya sebagai orangtuanya.

"Saya minta maaf, atas nama gubernur Sumut belum bisa membahagiakan ayahanda dan bunda saya. Berikan kami masukan yang benar dan teruslah doakan kami membenahi Sumut yang kita cintai ini," kata dia.

Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprov Sumut Muhammad Yusuf selaku panitia pelaksana mengatakan, pertemuan dengan para veteran adalah agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang perayaan Kemerdekaan Indonesia.

Edy Rahmayadi Jadi Sorotan Lagi, Ia Diancam akan Digugat ASN Ini, Berawal dari Pencopotan Jabatan

Kali ini pihaknya mengundang tiga ibu keluarga perintis dan 500 pejuang kemerdekaan, serta 1.000-an undangan lainnya.

Sebagai bentuk penghargaan, gubernur menyerahkan tali asih berupa uang, paket dan bingkisan. Secara pribadi, gubernur juga menyerahkan tiga sapi untuk dikurbankan.

Pemprov Sumut melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Sumatera Utara (BPPRDSU) juga memberikan pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor dengan ketentuan diberikan kepada generasi pertama para veteran, pahlawan nasional, dan penerima tanda kehormatan dari presiden yang berdomisili di Sumut.

Ketua LVRI Sumut Alauddin mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dibalut dalam suasana kekeluargaan dan penuh khidmat.

Usai menyantap sajian dan acara hiburan, selanjutnya mereka menyaksikan film pendek yang diproduksi LVRI Sumut tentang perjuangan Ismail Abdul Wahab, pejuang kemerdekaan Asahan melawan Belanda. (Kompas.com/Mei Leandha)

Guru Cabul di Tanjungpinang, Ancam Siswa Sebarkan Video Tak Senonoh Jika Tak Layani Hasratnya

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved