4 Hewan Kurban di Masjid Al-Furqon Indramayu Dinyatakan Terpapar Penyakit dan Ditemukan Cacing Hati

Sebanyak 4 ekor dari total keseluruhan 43 hewan kurban di Masjid Al- Furqon ada yang berpenyakit dan ditemukan cacing hati pada organ tubuhnya.

4 Hewan Kurban di Masjid Al-Furqon Indramayu Dinyatakan Terpapar Penyakit dan Ditemukan Cacing Hati
Handhika Rahman/Tribun Jabar
Dokter Arundhina Girishanta bersama dua orang rekannya saat melakukan pemeriksaan postmortem pada daging hewan kurban di Masjid Al-Furqon Bumi Mekar Permai Indramayu, Minggu (10/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sebanyak 4 ekor dari total keseluruhan 43 hewan kurban di Masjid Al- Furqon Bumi Mekar Permai Indramayu terindikasi memiliki penyakit sistemik atau penyakit dalam berupa nodul-nodul putih dan Cacing Hati pada organ tubuhnya.

Keempat penyakit itu ditemukan pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu saat melakukan pemeriksaan postmortem di Masjid Al- Furqon Bumi Mekar Permai Indramayu, Minggu (10/8/2019).

Kepala UPTD Puskeswan Indramayu, Dokter Arundhina Girishanta mengatakan, pemeriksaan ini meliputi organ-organ dalam, seperti hati, paru-paru, jantung, ginjal, dan limpa hewan.

"Baru ditemukan dua penyakit sistemik dan dua cacing hati," ujar Dokter Arundhina Girishanta saat ditemui Tribuncirebon.com.

Pembagian Daging Kurban, Hati-hati dengan Daging Gelonggongan, Ini Cara Mudah Mengetahuinya

Ditemukan Cacing Hati pada Seekor Sapi dan Domba Kurban yang Disembelih di Masjid Raya Bandung

Ia menjelaskan, organ tubuh yang terdapat penyakit itu sebaiknya dibuang dan tidak dikonsumsi karena akan mengakibatkan penyakit diare pada tubuh manusia.

Sedangkan untuk organ tubuh hewan kurban lainnya yang tidak terdapat penyakit-penyakit itu, dikatakan Dokter Arundhina Girishanta aman dan boleh untuk dikonsumsi.

Dirinya menyampaikan, sebelumnya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu sudah melakukan pemeriksaan antemortem atau pemeriksaan fisik pada hewan kurban sebelum disembelih.

Akan tetapi, apabila dalam pemeriksaan antemortem hewan tersebut lolos dan dinyatakan sehat. Namun, tidak menutup kemungkinan hewan yang bersangkutan juga dinyatakan bebas dari penyakit pada organ tubuh dalamnya.

Untuk meminimalisir penyakit pada hewan tersebut masuk ke dalam tubuh manusia, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan postmortem.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved