Sabtu, 9 Mei 2026

Persib Bandung

Pemandangan Langka, Bobotoh dan Jakmania Kompak Hari Ini, Sama-sama Kritisi Performa Tim Kesayangan

Pemandangan langka. Bobotoh dan Jakmania kompak hari ini. Mereka sama-sama mengkritisi performa tim kesayangan.

Tayang:
Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Bobotoh menggelar aksi di depan Graha Persib, Sabtu (10/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Ada pemandangan langka hari ini menyangkut bobotoh dan Jakmania.

Di tempat terpisah, hari ini mereka mengeluarkan unek-unek terkait performa tim kesayangannya masing-masing.

Bobotoh beraksi di Graha Persib, sementara Jakmania beraksi di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, ketika Persija Jakarta menjamu Bhayangkara FC.

Dalam aksinya, bobotoh dan Jakmania membentangkan spanduk.

Mereka beraksi karena melihat performa Persib Bandung (untuk bobotoh) dan Persija Jakarta (untuk Jakmania) tengah loyo.

Maung Bandung saat ini ada di posisi sembilan klasemen sementara dengan raihan 14 poin hasil 13 kali berlaga.

Macan Kemayoran lebih parah. Mereka ada di zona degradasi yakni posisi 17 setelah meraih delapan poin dari 9 pertandingan.

Ratusan bobotoh mendatangi Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (10/8/2019).

Para bobotoh melakukan unjuk rasa kepada manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Sebelum menuju Graha Persib, bobotoh sempat berkumpul di Saparua, lalu melakukan aksi long march menuju Graha Persib.

Para bobotoh datang ke Graha Persib sekitar pukul 16.00 WIB, sambil menyanyikan yel-yel dan membawa spanduk bertuliskan kritik untuk manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Mereka membentangkan spanduk bernada kritikan.

Di antaranya, "Pretasi atau Bati?".

Bati dalam bahasa Sunda artinya kurang lebih adalah keuntungan.

Bobotoh menilai saat ini manajemen Persib Bandung lebih mementingkan keuntungan daripada mengejar prestasi.

Lalu ada juga spanduk bertuliskan, "Done! Lose Draw Lose".

Selain itu tampak juga spanduk yang bertuliskan, "Tiket Rumit, 3 Poin Sulit".

Atau "Persib Persatuan Sepakbola Ngala Bati."

Saat ini, bobotoh masih menyampaikan orasinya di halaman Graha Persib.

Para bobotoh mengaku miris melihat prestasi Persib Bandung musim ini.

Berikut ini lima poin aspirasi bobotoh :

1. Melihat dari pembentukan tim, dari awal sampai melihat posisi yang ditoreh Persib sampai sekarang kayaknya miris bos. Yang pasti kami mempertanyakan, siapakah yang membentuk tim dari awal musim dan harap meminta maaf kepada bobotoh. Bos itu laki-laki bos, harus jantan mengakui dan melakukan evaluasi agar prestasi Persib lebih membaik.

2. Menatap bursa transfer jika manajemen masih percaya coach Rene Albert harap beri kebebasan, jika sudah tidak, silakan ambil tindakan yang pasti jangan memilih pemain tanpa seizin pelatih, karena kami tidak butuh suprise bursa pemain percuma kalau tidak sejalan dengan pelatih dan mengganggu keharmonisan pemain.

3. Bikin tim faktor non-teknis karena sangat berpengaruh kalau itu sudah ada, kenapa tim kami masih terganggu masalah faktor non-teknis.

4. Buat pelatih, bangun mental pemain secepatnya dan kebersamaan pemain. Sisa putaran pertama masih empat laga, untuk menyongsong putaran kedua.

5. Oh, iyah satu lagi, kami merasa laga kandang selalu sepi dari penonton dan komunitas Persib, mungkin ini kebijakan yang harus dikaji secepatnya.

Jangan memaksakan kehendak !! Kami ada solusi tiket 50 persen secara biasa online, 30 persen buat komunitas Persib, karena tiket offline trandisi dan budaya ajang silaturahmi saat pengambilan tiket. 15 persen buat on the spot dan 5 persen untuk suporter tim tamu, dan itu sudah terjadi dan jangan dievaluasi lagi.

Bobotoh mengancam akan kembali melancarkan aksi jika tuntutan tak digubris.

Are You Okay Persija?
Are You Okay Persija? (BolaSport.com/Muhammad Robbani)

Jakmania Sindir Pemain

Suporter Persija Jakarta, The Jakmania pun melancarkan protes terhadap keterpurukan tim kesayangan mereka di laga kontra Bhayangkara FC.

Persija Jakarta menjamu Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, pada lanjutan Liga 1 2019, Sabtu (10/8/2019).

Protes tersebut dilancarkan dalam bentuk berbagai spanduk yang tersebar hampir di seluruh penjuru stadion.

Macan Kemayoran saat ini masih tertahan di peringkat ke-17 atau hanya satu strip di atas posisi terakhir dengan torehan tujuh poin.

Mereka menemani Semen Padang yang ada di dasar klasemen.

Hal itu terjadi lantaran Persija Jakarta hanya meraih sekali kemenangan, empat kali imbang, dan tiga kali kalah. 

Satu-satunya gelar hiburan pada Piala Indonesia 2018 sudah gagal diraih lantaran kalah agregat 1-2 dari PSM Makassar.

Sempat menang 1-0 pada final leg pertama, PSM mampu membalikan keadaan pada leg kedua dengan meraih kemenangan 2-0.

Kondisi itu memantik The Jak Mania tak kuasa lagi untuk tak melancarkan protes melihat tim kesayangan mereka belum juga bangkit dari keterpurukan.

Spanduk itu di antaranye bertuliskan "Are you okay?".

Lalu ada juga spanduk bertuliskan, "Gamau main di Asia lagi?".

Kemudian mereka juga membentangkan spanduk yang bertuliskan "Evaluasi atau degradasi".

Ada pula spanduk sindiran kepada pemain Persija Jakarta yang lebih aktif mempromosikan produk endorse.

"Endorse mulu, menangnya?" begitu tulisan spanduk sindiran The Jak Mania kepada pemain Persija.

Robert Alberts Cari Cara Agar Persib Kembali Cicipi Kemenangan, Borneo FC Bakal Jadi Sasaran

BOBOTOH Ancam Aksi dengan Massa Lebih Banyak, Ini Tanggapan Perwakilan Persib Bandung

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved