Cirebon

VIDEO Napi Lapas Narkotika Cirebon Diduga Kendalikan Peredaran Narkoba

Napi Lapas Kesambi Cirebon kendalikan perederan 200 kilogram ganja. Disembunyikan di 11 tabung kompresor.

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon, menampik pernyataan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mengamankan 200 kilogram narkoba jenis ganja dari hasil penggerebekan di kawasan Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari, 200 kilogram ganja tersebut didapatkan disebuah rumah kontrakan di Jalan Batu Tumbuh, Kramat Jati, Jakarta Timur pada pukul 15.00, diamankan pula empat orang tersangka.

Peredaran narkoba tersebut, diduga dikendalikan oleh salah satu narapidana di Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, yang berada di Jalan Wijaya Kusuma, Desa Gintung Tengah, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Jalu Yuswa Panjang, mengatakan, terkait kabar tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kepala BNN Kota Cirebon, untuk memastikan napi yang terlibat dalam peredaran 200 kilogram narkoba jenis ganja.

"Sampai hari ini kami belum mendapatkan kepastian, baik nama atau inisialnya," kata Jalu di Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Jumat (9/8/2019).

Jalu menuturkan, seharusnya pihak BNN sebelum memberikan pernyataan kepada publik terkait hal tersebut, terlebih dahulu harus melakukan penelusuran, namun sampai saat ini belum dilakukan.

"Tersangka biasanya tidak mau menjawab, siapa yang di atas dia. Karena yang paling mudah adalaj menyebut orang di lapas," kata Jalu.

Sebelumnya, Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Cirebon, berhasil menangkap tiga orang warga Kabupaten dan Kota Cirebon terkait kepemilikian narkotika jenis sabu.

Tiga tersangka tersebut bernama, S (40) dan DS (38), warga Jagasatru, Kota Cirebon serta AL (31), warga Gang Damai, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved