Cara Petani di Kabupaten Bandung Airi Sawahnya yang Kekeringan

Sejumlah petani di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung bergotong royong untuk mengairi sawahnya yang berada di sisi Sungai Citarik.

Cara Petani di Kabupaten Bandung Airi Sawahnya yang Kekeringan
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Sejumlah petani di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung bergotong royong untuk mengairi sawahnya yang berada di sisi Sungai Citarik, Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah petani di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung bergotong royong untuk mengairi sawahnya yang berada di sisi Sungai Citarik.

Caranya cukup unik dan menginspirasi.

Pasalnya, mereka bergotong royong membendung Sungai Citarum yang bersimpangan dengan Sungai Citarik tepatnya di Desa Tegalluar Kecamatan Bojong Soang Kabupaten Bandung.

Luas Lahan Puso di Indramayu Sudah Mencapai 7.500 Hektare Sawah

Pantauan Tribun Jabar, ratusan petani ini membendung Sungai Citarum yang berada dekat muara Sungai Citarik.

Saat air di ruas Sungai Citarum terkumpul, air itu kemudian masuk ke Sungai Citarik.

"Setelah air terkumpul di Sungai Citarik, para petani mengalirkan airnya ke sawah dengan mesin pompa air," uja‎r Rosadi Suntiara, Ketua Kelompok Tani Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek, Jumat (9/8/2019).

Kekeringan Berkepanjangan, Plt Bupati Herman Ajak Warga Salat Minta Hujan

Cara itu sudah sering mereka lakukan. Khususnya setiap musim kemarau tiba.

"Karena Sungai Citarik saat ini sedang kering. Jadi disiasati dengan mengalirkan air dari Sungai Citarum," ujar Rosidi.

Aksi gotong royong ini juga tidak hanya diikuti para petani di Desa Sukamanah.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved