BPBD Majalengka Sosialisasikan Pembinaan Pengurangan Risiko Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka menyosialisasikan pengurangan resiko bencana, Jumat (9/8/2019).

BPBD Majalengka Sosialisasikan Pembinaan Pengurangan Risiko Bencana
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka menyosialisasikan pengurangan resiko bencana kepada para Linmas Desa setempat di Balai Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka menyosialisasikan pengurangan resiko bencana, Jumat (9/8/2019).

Sosialisasi itu dilaksanakan di Balai Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka kepada para Linmas Desa setempat.

Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana melalui Sekretaris Badan BPBD, Arie mengatakan sosialiasi ini bertujuan memberikan pemahaman terkait resiko bencana yang akan dan telah terjadi.

Gunung Ciremai Kebakaran, BPBD Jabar Telah Evakuasi Pendaki, Plh Sekda Jabar Imbau Pemda Waspada

Dikatakan dia, pemahaman itu diberikan kepada para kader yang telah dibentuk di Kabupaten Majalengka khususnya di Desa Argamukti.

"Jelas agar mereka menjadi orang-orang yang diandalkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana nantinya," ujar Arie, Jumat (9/8/2019).

Lanjut Arie menyampaikan, ada 5 Kecamatan yang akan disosialisasikan oleh BPBD.

Disampaikan ia, 5 Kecamatan itu merupakan kecamatan-kecamatan yang rentan dan beresiko tinggi terkena bencana yang ditimbulkan, seperti longsor, banjir, dan kebakaran.

"Desa Argamukti mendapatkan sosiasliasi karena desa ini unggul dalam mendapatkan resiko bencana longsor," ucap dia.

Luas Lahan Terbakar di Gunung Ciremai 328 Hektare, BNPB Terjunkan 2 Unit Helikopter Padamkan Api

5 Kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Sindangwangi, Lemahsugih, Cikijing, Sukabara dan Argapura.

Arie berharap dengan diselenggarakannya sosialiasi ini mereka yang turut hadir dapat menjadi orang yang tangguh.

Orang tangguh sendiri, menurutnya yaitu orang yang tidak mengandalkan orang lain ketika bencana itu terjadi dan mereka dapat membantu menyelamatkan keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, sosialiasi diberikan kepada 40 orang yang tergabung dalam lembaga Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Sosialisai itu masih berlangsung yang diperkirakan selesai pada pukul 16.00 WIB.

Bobotoh Bentangkan Spanduk Lupa Caranya Menang? dan Teriak Kecewa usai Persela vs Persib Bandung

Ada Apa dengan Wasit di Laga Persela vs Persib Bandung? Supardi Sampai Sebut-sebut Masa Depan Bangsa

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved